PENGARUH JENIS BAHAN PAKAIAN OLAHRAGA TERHADAP RESPON FISIOLOGI DAN PSIKOLOGI ATLET SEPAK BOLA (STUDI KASUS :ATLET SEPAK BOLA KABUPATEN PIDIE) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH JENIS BAHAN PAKAIAN OLAHRAGA TERHADAP RESPON FISIOLOGI DAN PSIKOLOGI ATLET SEPAK BOLA (STUDI KASUS :ATLET SEPAK BOLA KABUPATEN PIDIE)


Pengarang

Raudhatul Jannah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1509200250016

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Industri Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

620.82

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Transportasi panas (thermal) dan kelembaban/uap air melalui pakaian melibatkan proses
penguapan, kondensasi, penyerapan dan desorpsi. Pakaian bertindak sebagai penghalang yang
menghambat penguapan serta mengurangi kehilangan panas tubuh dengan mengurangi sirkulasi
udara di dekat kulit, sehingga pakaian yang memiliki kemampuan penguapan yang baik akan
menguntungkan pada saat berolahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui respon
fisiologi dan psikologi manusia pada saat berolahraga di lingkungan panas.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analisis deskriptif,
menggunakan pendekatan terhadap dimensi baju olahraga dengan 3 jenis bahan, yaitu: 100%
poliester, 100% katun dan kombinasi 75% poliester 25% katun. Responden dari penelitian ini
adalah pria berumur 20-30 tahun berjumlah 4 orang, tidak merokok, memiliki kriteria BMI
normal, sehat dan aktif berolahraga. Mereka berolahraga menggunakan treadmill dengan
kecepatan 7 km/jam untuk setiap jenis pakaian selama 30 menit, dimana setiap 10 menit
melakukan treadmill kemudian istirahat selama 5 menit. Setelah itu, dilakukan proses recovery
selama 30 menit sebanyak dua kali.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pakaian berbahan 100% poliester memberikan respon
fisiologi denyut jantung rata-rata pada menit ke-0 dengan ketiga exercise yaitu 81 bpm, 85.5 bpm,
dan 89,75 bpm. Denyut jantung rata-rata pada menit ke-5 dengan ketiga exercise yaitu 87,25
bpm, 88,75 bpm, dan 104 bpm. Denyut jantung rata-rata pada menit ke-10 dengan ketiga exercise
yaitu 95,5 bpm, 110 bpm, dan 108,25 bpm. Pakaian berbahan 100% katun memberikan respon
fisiologi menit ke-0 dengan ketiga exercise yaitu 87,25 bpm, 92,25 bpm, dan 96,5 bpm. Denyut
jantung rata-rata pada menit ke-5 dengan ketiga exercise yaitu 94,25 bpm, 99 bpm, dan 102,25
bpm. Denyut jantung rata-rata pada menit ke-10 dengan ketiga exercise yaitu 99,25 bpm, 130,75
bpm, dan 108,25 bpm. Pakaian berbahan kombinasi 75% poliester dan 25% katun memberikan
respon fisiologi denyut jantung rata-rata menit ke-0 dengan ketiga exercise yaitu 87 bpm, 91 bpm,
dan 92 bpm. Denyut jantung rata-rata pada menit ke-5 dengan ketiga exercise yaitu 93 bpm, 96
bpm, dan 52 bpm. Denyut jantung rata-rata pada menit ke-10 dengan ketiga exercise yaitu 97
bpm, 109 bpm, dan 54 bpm. Pakaian berbahan 100% poliester memberikan respon psikologi
terhadap responden yaitu dengan menyerap sedikit keringat dan mengevaporasi keringat lebih
cepat sehingga panas tubuh cepat berkurang dan menyebabkan respon psikologi responden
merasa nyaman saat berolahraga. Pakaian berbahan 100% memberikan respon psikologi terhadap
responden yaitu dengan memiliki permeabilitas udara yang baik dan permeabilitas uap air tidak
begitu baik sehingga selama berkeringat, akumulasi keringat lebih sedikit dan menyebabkan
responden merasa tidak nyaman.
Kata kunci:Respon Fisiologi,Respon Psikologi, Katun, Poliester, Treadmill

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK