<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="56315">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA PERBANDINGAN KANDUNGAN MINYAK ATSIRI DARI KULIT JERUK DAN DAUN JERUK DENGAN METODE SOXHLETASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD FAIZ RAHMATULLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ANALISA PERBANDINGAN KANDUNGANMINYAK ATSIRI DARI &#13;
EKSTRAKSI KULIT JERUK DAN DAUN JERUKDENGAN METODE &#13;
SOXHLETASI &#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Jeruk adalah salah satu tumbuhan tropis yang banyak tumbuh di &#13;
Indonesia. Banyaknya kulit dan daun jeruk yang tidak digunakan dalam industri akan &#13;
menjadi limbah tanp pengolahan lebih anjut. Minyak atsiri atau disebut juga sebagai &#13;
minyak eterik (aetheric oil), minyak esensial, minyak terbang, serta minyak aromatic, &#13;
adalah kelompok besar minyak nabati yang berwujud cairan kental pada suhu ruang &#13;
namun mudah menguap sehingga memberikan aroma yang khas. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengekstrak minyak atsiri dari sisa-sisa kulit jeruk. Mula-mula &#13;
penelitian ini dilakukan dengan cara memotong kulit jeruk dan daun jeruk menjadi &#13;
potongan kecil, kemudian ditimbang sebanyak 20 gr. Proses ekstraksi dilakukan &#13;
dengan menggunakan metode soxhletasi selama 3 jam dengan pelarut methanol &#13;
sebanak 200 ml. Hasil ekstraksi kemudian dipanaskan pada suhu 70&#13;
o&#13;
C menggunakan &#13;
rotary vacuum evaporator  sampai semua etanol menguap. Setelah diperoleh minyak &#13;
atsiri dilakukan pengujian densitas, kadar keasaman,nilai pH dan yield minyak &#13;
atsiri.Minyak atsiri yang dihasilkan memiliki kandungan nilai pH yang secara &#13;
beruturut-turut untuk minyak atsiri dari kulit jeruk dan daun jeruk ialah 5 dan 6. Dan &#13;
bilangan asam yang diperoleh untuk minyak atsiri dari daun jeruk dan kulit jeruk &#13;
masing-masing ialah 1.67 dan 2.67 &#13;
Kata kunci : etanol, kulit jeruk, daun jeruk, minyak atsiri, ektraksi soxhletasi, &#13;
densitas, bilangan asam,nilai pH., yield.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>56315</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-23 10:38:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-25 09:03:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>