Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KAJIAN KEKASARAN PERMUKAAN PADA PROSES FRAIS GLASS FIBER REINFORCED POLYMER
Pengarang
Ulul Azmi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1304102010010
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Teknologi permesinan, khususnya untuk proses permesinan frais glass fiber reinforced polymer menjadi sebuah tantangan tersendiri dalam dunia industri untuk memenuhi permintaan yang menggunakan material komposit glass fiber reinforced polymer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh parameter permesinan terhadap kekasaran permukaan pada proses frais material glass fiber reinforced polymer. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan parameter putaran, laju pemakanan,kecepatan makan, kecepatan potong dan mata sayat. Proses permesinan dilakukan menggunakan mata frais HSS, ukuran benda uji panjang 200 mm, lebar 100 mm dan tebal 25 mm. Kecepatan putaran spindle yang divariasikan adalah 1000 rpm, 2000 rpm dan 3000 rpm, laju pemakanan adalah 0.03 mm/ menit, 0.04, mm/ menit dan 0,05 mm/ menit, kecepatan makan untuk mata pahat 2 mata sayat, 60, 80, 120, 160, 200, 180, 240, 300 dan untuk mata pahat 4 mata sayat , 120, 160, 200, 240, 320, 400, 360, 480, 600, kecepatan potong 31,4 m/menit, 62,8 m/menit, 94,2 m/menit dan depth of cut kostan 3 mm , hasil permesinan diukur dengan menggunakan alat surface roughness measurement. Dari hasil pengukuran didapat nilai kekasaran yang halus terjadi pada putaran spindel 1000 rpm, kecepatan potong 31,4 m/menit dan laju pemakanan 0.03 mm/menit menggunakan mata frais 2 mata sayat dengan diameter pahat 10 mm. Sedangkan nilai kekasaran terbesar terjadi pada putaran spindel 3000 rpm, kecepatan potong 94,2 m/menit dan laju pemakanan 0.05 mm/menit menggunakan mata frais 4 mata sayat dengan diameter pahat 10 mm. Dari data penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin besar kecepatan makan dan laju pemakanan maka semakin besar nilai kekasaran yang terjadi dan semakin kecil kecepatan makan dan laju pemakanan maka semakin kecil nilai kekasaran yang terjadi.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH MEDIA PENDINGIN TERHADAP KUALITAS PERMUKAAN CARBON FIBER REINFORCED POLYMER PADA PROSES END MILLING (AGUNG FEBRIAN BUGIS, 2022)
ANALISA DELAMINASI DAN KEKASRAN PERMUKAAN DENGAN RNVARIASI KECEPATAN POTONG PADA PROSES FRAIS MATERIAL RNCARBON FIBER REINFORCED POLYMER (SAYED MUHAJIR AL HABSYI, 2023)
PENGARUH JUMLAH LAPISAN SERAT ABAKA SEBAGAI MATERIAL KOMPOSIT NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) UNTUK PERKUATAN GESER PADA BALOK BETON BERTULANG (Kiki Setiawan, 2020)
EVALUASI KEKASARAN PERMUKAAN GLASS IONOMER CEMENT (GIC) KONVENSIONAL SETELAH PERENDAMAN DALAMRNMINUMAN BERKARBONASI (Cindy Moulinda, 2023)
STUDI KEKASARAN PERMUKAAN GLASS IONOMER CEMENT SETELAH PENYIKATAN DENGAN PASTA GIGI DETERGEN DAN NON DETERGEN (SYARAFINA RAMAZANI, 2015)