<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="56219">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIFITAS KONSENTRASI NAA (NAPHTHALENE ACETIC ACID) DAN KINETIN TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS PISANG RAJA (MUSA PARADISIACA L.) SECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nura Luthfia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nura Luthfia. Efektifitas Konsentrasi NAA &#13;
RINGKASAN&#13;
Permintaan masyarakat terhadap tanaman pisang terus melonjak karena tingginya&#13;
konsumsi pisang oleh masyarakat Indonesia, akan tetapi produksi pisang pada beberapa&#13;
tahun terakhir mengalami penurunan hasil karena terserang penyakit yang diakibatkan oleh&#13;
jamur dan virus. Untuk mengatasi hal tersebut maka dapat dilakukan sistem perbanyakan&#13;
tanaman secara modern yang dikenal sebagai teknik kultur jaringan dengan menggunakan&#13;
zat pengatur tumbuh yang tepat untuk pertumbuhan tanaman pisang.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh konsentrasi NAA dan Kinetin yang&#13;
tepat serta interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan tunas pisang raja secara kultur&#13;
jaringan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Pertanian&#13;
Universitas Syiah Kuala pada bulan April hingga Agustus 2018. Alat-alat yang digunakan&#13;
dalam penelitian ini adalah Laminar Air Flow Cabinet, timbangan analitik, autoklaf,&#13;
magnetic hot stirer, beaker glass 500 ml dan 1000 ml sedangkan bahan-bahan yang&#13;
digunakan dalam penelitian ini yaitu pisang raja, NAA, Kinetin, garam stok MS serta&#13;
alkohol.&#13;
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial 3x3 dengan 2&#13;
faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu konsentrasi NAA dengan 3 taraf yaitu 1, 2 dan 3&#13;
ppm dan faktor kedua yaitu konsentrasi Kinetin dengan 3 taraf yaitu 2,5, 5,0 dan 7,5 ppm&#13;
yang diulang sebanyak 3 kali. Parameter yang diamati adalah persentase eksplan yang&#13;
hidup, persentase eksplan kontaminasi, dan persentase eksplan browning &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksplan terbaik yang menunjukkan&#13;
pertumbuhan akar dan tunas hingga pengamatan 6 minggu setelah multiplikasi&#13;
yaitu terdapat pada kombinasi konsentrasi NAA 1 ppm dan Kinetin 5 ppm. Eksplan pada&#13;
perlakuan kombinasi konsentrasi lainnya terkontaminasi bakteri dan jamur serta&#13;
mengalami browning pada minggu kedua setelah multiplikasi. Penyebab kontaminasi&#13;
berasal dari eksplan tersebut yang telah membawa bakteri serta dari lingkungan&#13;
laboratorium yang kurang steril.</note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS - PHARMACOGNOSY</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>56219</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-22 11:02:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-07-03 11:36:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>