OPTIMISME MENGHADAPI MASA DEPAN PADA TERPIDANA QANUN JINAYAH YANG TERKENA HUKUMAN CAMBUK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

OPTIMISME MENGHADAPI MASA DEPAN PADA TERPIDANA QANUN JINAYAH YANG TERKENA HUKUMAN CAMBUK


Pengarang

Mhd. Ayita Bahar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1407101130016

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Hukuman cambuk merupakan salah satu bentuk pemidanaan terhadap pelaku
pelanggaran syariat Islam. Pada pelaksanaannya hukuman cambuk berimplikasi
pada kondisi psikologis dan sosial terpidana yang berdampak terhadap rendahnya
optimisme. Hal tersebut perlu diubah terpidana untuk mampu tumbuh sehat dan
optimis menghadapi masa depan. Sikap optimisme merupakan salah satu emosi
positif yang berhubungan dengan masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui optimisme menghadapi masa depan pada terpidana qanun jinayah
yang terkena hukuman cambuk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan fenomenologi. Teknik sampling yang digunakan adalah
purposive sampling dengan jumlah responden empat orang terpidana hukuman
cambuk. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan
observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga orang responden yaitu MR,
DS dan AF menunjukkan sikap optimisme menghadapi masa depan, namun
responden ZL dinyatakan tidak optimis dikarenakan tidak terpenuhinya salah satu
aspek optimisme yaitu personalisasi dengan menganggap peristiwa buruk yang
terjadi padanya bersumber dari dirinya sendiri. Optimisme menghadapi masa
depan muncul setelah responden MR, DS dan AF mengalami peristiwa hukuman
cambuk yang menyebabkan perubahan pola pikir. Optimisme menghadapi masa
depan juga menjadikan responden MR, DS dan AF memiliki kekuatan dan
keyakinan untuk mengubah peristiwa hukuman cambuk sebagai pembelajaran
untuk memperbaiki diri. Penelitian ini juga menemukan bahwa optimisme masa
depan pada terpidana hukuman cambuk dipengaruhi oleh faktor dukungan sosial
diantaranya orang tua, saudara dan kerabat.
Kata kunci : optimisme menghadapi masa depan, terpidana qanun jinayah,
hukuman cambuk.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK