PENENTUAN KUALITAS BUAH JERUK (CITRUS SINENSIS L) MENGGUNAKAN TEKNOLOGI LASER PHOTO-ACOUSTICS (LPAS) DENGAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENENTUAN KUALITAS BUAH JERUK (CITRUS SINENSIS L) MENGGUNAKAN TEKNOLOGI LASER PHOTO-ACOUSTICS (LPAS) DENGAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM)


Pengarang
Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1305106010034

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., NULL

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN

Jeruk mengandung vitamin C sekitar 49 mg dan mengandung karbohidrat sekitar 11 gr pada setiap buah jeruk manis. Kandungan nutrisi yang terkandung didalam buah jeruk sangat baik bagi kesehatan. Selain baik untuk kesehatan buah jeruk mempunyai nilai ekonomi yang sangat penting dan merupakan buah yang menjanjikan untuk dipasarkan. Potensi tersebut baiknya diikuti dengan mengetahui informasi kualitas buah dengan efesien. Biasanya selama ini dalam menduga kandungan nutrisi dari buah jeruk dilakukan dengan uji laboratorium yang terkadang menghabiskan waktu yang sangat lama serta biaya yang sangat mahal dan destruktif. Oleh karena itu metode Laser Photo-Acoustic (LPAS) merupakan salah satu penerapan teknologi yang membantu dalam mendeteksi kandungan kualitas produk pangan dan pertanian secara non-destruktif. Teknologi LPAS merupakan teknik atau metode yang menggunakan radiasi sinar laser menganalisa komposisi kimia dari bahan organik selanjutnya yang ditangkap oleh sensor berupa getaran. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengkaji dan menerapkan teknologi LPAS sebagai metode baru yang cepat, efektif dan efisien untuk memprediksi kandungan kadar vitamin C dan kadar gula pada buah jeruk berdasarkan tingkat kematangannya.
Penelitian ini menggunakan sampel buah jeruk manis sebanyak 20 buah dengan empat indeks yaitu indeks pertama tidak matang (TM), setengah matang (SM), matang (M) dan matang sekali (MS). Selanjutnya Jeruk dilakukan pengambilan spektrum LPAS pada masing - masing sampel. Pendugaan kadar vitamin C dan Kadar gula pada sampel diakuisisi menggunakan instrumen LPAS Single beam dengan dengan sensor Piezoelectric. Analisa data dilakukan menggunkan metode Participal Component Analysis (PCA) dan Support Vector Machine Reggresion (SVMR) menggunakan fungsi kernel RBF dengan treatment Multiplicative Scatter Correction (MSC). Sedangkan untuk uji Vitamin C di laboratorium menggunakan metode titrasi iod dan menggunakan digital refractometer model N-1 Atago Corp untuk kadar gula. Metode Grid Search digunakan untuk mencari nilai Error terkecil pada SVMR. Setelah itu di evaluasi model bangun kalibrasi dengan melihat parameter statistik Standar Deviasi (SD), nilai koefisien determinasi (R2), nilai koefisien kolerasi (r), nilai error (RMSEC) dan Ratio Prediction to Deviation (RPD).
Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pendugaan vitamin C dan kadar gula pada jeruk berkisar 4418 cm-1 - 4594 cm-1. Model yang diperoleh menggunakan pretreatment MSC dengan tanpa treatment tidak mengalami perubahan sedikitpun pada vitamin C dimana karakteristik terbaik diperoleh SD sebesar 0.0373, nilai faktor determinasi (R2) sebesar 61.81 %, dimana nilai kolerasi sebesar 0.7862, nilai RMSEC sebesar 0.231 sedangkan nilai RPD diperoleh sebesar 1.61 yang tergolong prediksi yang masih kasar dengan C 1, gamma 10 dan epsilon 0.1. Selanjutnya untuk kadar gula juga tidak mengalami kenaikan data yang nyata dimana karekteristik terbaik diperoleh SD sebesar 1.6801, nilai faktor determinasi tanpa treatment sebesar (R2) 76.9 % dengan treatment, nilai kolerasi (r) sebesar 0.8771, nilai RMSEC sedikit turun dari 0.805 turun menjadi 0.803 dengan C 10, gamma sebesar 0.1 dan epsilon sebesar 0.1 sedangkan RPD diperoleh sebesar 2.08 menjadi 2.09 yang tergolong good model performance untuk mendeuga kadar gula pada buah jeruk.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK