Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EVALUASI KUALITAS NUTRISI SILASE BATANG PISANG (MUSA PARADISIACA) DENGAN BERBAGAI AKSELERATOR YANG DIBERI INOKULAN EM4 SEBAGAI PAKAN TERNAK RUMINANSIA
Pengarang
Muhammad Roni Azizi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1405104010019
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abstrak. Salah satu limbah perkebunan yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan alternatif ternak ruminansia adalah batang pisang dari perkebunan pisang. Keadaan ini didukung dengan jumlah limbah batang pisang yang dihasilkan terus meningkat seiring meningkatnya produksi pisang setiap tahunnya. Meskipun begitu, limbah batang pisang sangat rendah kandungan nutrisinya sehingga perlu pengolahan pakan untuk meningkatkan kualitas nutrisi, salah satunya melalui proses ensilase. Dalam pembuatan silase bisa dilakukan penambahan akselerator berupa karbohidrat terlarut seperti dedak padi, ubi kayu, dan sagu bertujuan untuk menghasilkan kualitas nutrisi silase lebih baik. Penelitian tentang evaluasi kualitas nutrisi silase batang pisang (Musa paradisiaca) dengan berbagai akselerator yang diberi inokulan EM4 sebagai pakan ternak ruminansia, dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi Ternak Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh. Penelitian berlangsung selama 83 hari, dari tanggal 4 September hingga 26 November 2018, mulai proses pengumpulan bahan utama limbah batang pisang, dilanjutkan fermentasi pakan dan pengujian sampel penelitian di Laboratorium Ilmu Nutrisi Ternak Universitas Syiah Kuala. Materi utama penelitian ini adalah batang pisang dengan 4 perlakuan akselerator terdiri dari R_0 (kontrol tanpa akselerator), R_(1 )(akselerator dedak padi 7%), R_2 (akselerator ubi kayu 7%), dan R_(3 )(akselerator sagu 7%). Masing-masing perlakuan ditambahkan inokulan 5%, molases 3% dan urea 0,1%. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penambahan berbagai akselerator pada silase batang pisang berpengaruh sangat nyata (P
Tidak Tersedia Deskripsi
EVALUASI KECERNAAN IN VITRO SILASE BATANG PISANG (MUSA PARADISIACA) DENGAN BERBAGAI AKSELERATOR YANG DIBERI INOKULAN EM-4 SEBAGAI PAKAN TERNAK RUMINANSIA (MUHAMMAD ALI AKBAR, 2019)
EVALUASI KUALITAS AMPAS SAGU FERMENTASI RNDENGAN LAMA PEMERAMAN YANG BERBEDA (zulkarnain, 2014)
EVALUASI KANDUNGAN NUTRISI SILASE RUMPUT GAJAH(PENNISETUM PURPUREUM) DENGAN PEMBERIAN AKSELERATOR YANG BERBEDA (AHMAD AKBAR, 2026)
EVALUASI PRODUKSI VFA DAN NH₃ PADA UJI KECERNAAN IN VITRO SILASE RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) DENGAN PEMBERIAN AKSELERATOR YANG BERBEDA (AUVAR INFAQA, 2026)
EVALUASI KUALITAS FISIK, PH DAN NILAI FLEIGH SILASE RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPERIUM) DENGAN PEMBERIAN AKSELELATOR YANG BERBEDA (AIDIL FITRA REZKI, 2026)