<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="55903">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI KUALITAS NUTRISI SILASE BATANG PISANG (MUSA PARADISIACA) DENGAN BERBAGAI AKSELERATOR YANG DIBERI INOKULAN EM4 SEBAGAI PAKAN TERNAK RUMINANSIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Roni Azizi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Salah satu limbah perkebunan yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan alternatif ternak ruminansia adalah batang pisang dari perkebunan pisang. Keadaan ini didukung dengan jumlah limbah batang pisang yang dihasilkan terus meningkat seiring meningkatnya produksi pisang setiap tahunnya. Meskipun begitu, limbah batang pisang sangat rendah kandungan nutrisinya sehingga perlu pengolahan pakan untuk meningkatkan kualitas nutrisi, salah satunya melalui proses ensilase. Dalam pembuatan silase bisa dilakukan penambahan akselerator berupa karbohidrat terlarut seperti dedak padi, ubi kayu, dan sagu bertujuan untuk menghasilkan kualitas nutrisi silase lebih baik. Penelitian  tentang evaluasi kualitas nutrisi silase batang pisang (Musa paradisiaca) dengan berbagai akselerator yang diberi inokulan EM4 sebagai pakan ternak ruminansia, dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi Ternak Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh. Penelitian berlangsung selama 83 hari, dari tanggal 4 September hingga 26 November 2018, mulai proses pengumpulan bahan utama limbah batang pisang, dilanjutkan fermentasi pakan dan pengujian sampel penelitian di Laboratorium Ilmu Nutrisi Ternak Universitas Syiah Kuala. Materi utama penelitian ini adalah batang pisang dengan 4 perlakuan  akselerator terdiri dari R_0  (kontrol tanpa akselerator), R_(1 )(akselerator dedak padi 7%), R_2  (akselerator ubi kayu 7%), dan R_(3 )(akselerator sagu 7%). Masing-masing perlakuan ditambahkan inokulan 5%, molases 3% dan urea 0,1%. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penambahan berbagai akselerator pada silase batang pisang berpengaruh sangat nyata (P</note>
 <subject authority="">
  <topic>FEEDS - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL WASTES ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>55903</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-19 16:17:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-06-27 10:33:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>