ANALISIS KETERSEDIAAN SARANA PRASARANA DAN KERUSAKAN BANGUNAN GEDUNG SMP DI KABUPATEN ACEH TAMIANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS KETERSEDIAAN SARANA PRASARANA DAN KERUSAKAN BANGUNAN GEDUNG SMP DI KABUPATEN ACEH TAMIANG


Pengarang

Ulfa Silvia Ningsih - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404101010016

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tugas Akhir Sarjana

Analisis Ketersediaan Sarana Prasarana dan Kerusakan Bangunan Gedung SMP di Kabupaten Aceh Tamiang
(Studi Kasus pada 4 Gedung Sekolah)
Ulfa Silvia Ningsih
1404101010016
Program Studi Sarjana Teknik Sipil
Jurusan Teknik Sipil – Fakultas Teknik
Universitas Syiah Kuala

Abstrak

Gedung sekolah merupakan bentuk fisik ruang dalam melakukan proses belajar mengajar. Seiring bertambahnya waktu, gedung akan mengalami perubahan dan penurunan fungsi kegunaan yang terjadi pada sarana dan prasarananya. Selain itu, gedung juga akan mengalami penurunan teknis berupa kerusakan bangunan baik itu ringan, sedang, dan berat. Peningkatan kegiatan fisik pada bangunan disertai dengan peningkatan kemampuan dari segi pemeliharaan dan perawatan dapat menyebabkan penurunan keadaan fisik bangunan baik sarana dan prasarana maupun kondisi. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka permasalahannya adalah pemeliharaan bangunan berupa ketersediaan sarana dan prasarana, serta perawatan berupa klasifikasi tingkat kerusakan bangunan gedung sekolah yang mengacu pada peraturan pemerintah. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ketersediaan sarana dan prasarana serta klasifikasi tingkat kerusakan bangunan baik ditinjau dari aspek teknis maupun fungsional. Adapun ruang lingkup dari penelitian ini dengan mengambil studi kasus pada 4 SMPN di Kabupaten Aceh Tamiang, yakni SMPN 2 Karang Baru, SMPN 2 Kejuruan Muda, SMPN 4 Rantau, dan SMPN 4 Percontohan. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh dari observasi langsung ke lapangan dan data sekunder yang merupakan data umum sekolah serta tinjauan kepustakaan. Penelitian ini memiliki batasan-batasan yang meliputi ketersediaan sarana bangunan yang ditinjau dari ilmu teknik berupa sanitasi dan elektrikal, ketersediaan prasarana berdasarkan rasio peserta didik dan luas ruangan dari bangunan, serta tingkat/jenis kerusakan pada bangunan sekolah melalui metode survei. Metode pengumpulan data dimulai dengan pengamatan ke lapangan berupa ketersediaan sarana dan prasarana serta tingkat kerusakan yang terdapat pada komponen bangunan. Hasil survei lapangan diolah dengan melakukan perbandingan data pengamatan dan ketentuan di Permendiknas No. 24 Tahun 2007, data tersebut bersifat kualitatif dan berdasarkan rasio serta luas ruangan. Selanjutnya menghitung kerusakan bangunan yang bersifat kuantitatif, dimulai dengan menghitung volume kerusakan, persentase volume kerusakan, persentase pembobotan kerusakan dan jenis kerusakan yang terjadi pada bangunan. Hasil analisis rata-rata persen kerusakan bangunan untuk masing-masing sekolah sebesar 0,029% untuk SMPN 2 Kejuruan Muda, 0,056% untuk SMPN 2 Karang Baru, 0,011% untuk SMPN 4 Percontohan, dan 0,037% untuk SMPN 4 Rantau.
Kata Kunci : sarana dan prarasana, rasio rombongan belajar, tingkat kerusakan bangunan, bangunan SMP, Aceh Tamiang

Final Project Undergraduate

Analysis of Facilities Infrastructures Availability and Defect of SMP Building in Aceh Tamiang District
(Case Study On 4 Schools)
Ulfa Silvia Ningsih
1404101010016
Undergraduate Program of Civil Engineering
Civil Engineering Departement of Engineering Faculty
Syiah Kuala University

Abstract

School building is the physical room to bring of the study processed. As the time runs on, the building will be through the change and reduction the usibility function that occured on facilities dan infrastructures. Furthermore, the building will be through the technique reduction, it is the defect building like the light, medium, and heavy defects. Enhancement the physical activity and the ability on building from preventive and currative maintenance sides could effect the reduction the physical of the building, such as facilities, infrastructures, and conditions. Based on these background, the problems are the preventive maintenance such as the availibility facilities and infrastructures, and currative maintenance that is classification of the defect schools building. So, the aim reasearch are to know the availibility facilities and infrastructures, and also to know classification of the defect building in technical and functional aspects. The scope of this research is in SMPN in Aceh tamiang. They are SMPN 2 Karang Baru, SMPN 2 Kejuruan Muda, SMPN 4 Rantau, and SMPN 4 Percontohan. Data composed in primary that obtained from the field direclty, and secondary data are generally schools data and also study literature. This research have abutments. They are the availibility of the facilities that observed from engineering side, and th availibility of the infrastructures that based on the ratio people and the area rooms from the building, and also the level/kind of the defect the schools building by survey method. Data accumulation method was started by observation to the field directly, they are the availibility facilities and the infrastructures and also the level defect in building components. The results of survey is processed by made the comparison between observartion data and the provision in Permendiknas No. 24 Tahun 2007, the tending data is qualitative and base on ratio and also area rooms. The next on, calculating the defect building that tended quantitive, it was started by calculation the defect volume for each component, percentage, and finally the level/kind the defect for everysingle schools. The analysis results for each schools are 0,029% for SMPN 2 Kejuruan Muda, 0,056% for SMPN 2 Karang Baru, 0,011% for SMPN 4 Percontohan, and 0,037% for SMPN 4 Rantau.

Keywords: facilities and infrastructures, ratio of study group, level defect of building, the building SMP, Aceh Tamiang

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK