<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="55759">
 <titleInfo>
  <title>TINDAK PIDANA PENAMBANGAN PASIR TANPA IZIN PRODUKSI (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI SIGLI)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ASTINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
ASTINA, TINDAK PIDANA PENAMBANGAN PASIR TANPA&#13;
IZIN PRODUKSI (Suatu Penelitian Di Wilayah&#13;
Hukum Pengadilan Negeri Sigli)&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(V. 54) pp.,bibl.,tabl.&#13;
TARMIZI, S.H., M.Hum.&#13;
Berdasarkan Pasal 160 ayat (2) Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 Tentang&#13;
Pertambangan Mineral dan Batubara (UUPMB) disebutkan, setiap orang yang&#13;
mempunyai IUP Eksplorasi tetapi melakukan kegiatan operasi produksi dipidana&#13;
dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak&#13;
Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). Namun kenyataannya tindak pidana&#13;
penambangan tanpa izin produksi masih terjadi di wilayah hukum Pengadilan&#13;
Negeri Sigli.&#13;
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan penyebab terjadinya&#13;
tindak pidana penambangan pasir tanpa izin produksi, penerapan pidana serta&#13;
upaya penanggulangan terhadap perkara tindak pidana penambangan pasir tanpa&#13;
izin produksi.&#13;
Data yang diperoleh dalam penulisan skripsi ini berupa data penelitian&#13;
kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan guna&#13;
memperoleh data sekunder dengan mengkaji peraturan perundang-undangan,&#13;
buku-buku dan literatur-literatur hukum yang berkaitan dengan masalah yang&#13;
dibahas. Sedangkan penelitian lapangan dimaksudkan guna memperoleh data&#13;
primer dengan mewawancarai responden dan informan.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penyebab terjadinya tindak&#13;
pidana penambangan pasir tanpa izin produksi adalah karena faktor ketidaktahuan&#13;
tentang peraturan perundang-undangan, ekonomi, kurangnya sosialisasi tentang&#13;
pertambangan, dan kurangnya kesadaran hukum pada masyarakat, sedangkan&#13;
penerapan pidana terhadap pelaku dilakukan dengan cara penjatuhan dakwaan&#13;
berbentuk subsidaritas, dengan dakwaan primer dan dakwaan subsidair,&#13;
sedangkan upaya yang dilakukan dalam penanggulangan terhadap perkara&#13;
tersebut meliputi 2 upaya yaitu, upaya preventif dan upaya represif.&#13;
Penegakan hukum dalam tindak pidana penambangan pasir tanpa izin&#13;
seharusnya dilakukan secara optimal dan tegas. Dan sanksi pidana yang diberikan&#13;
kepada pelaku tindak pidana penambangan pasir tanpa izin harusnya dapat&#13;
memberi efek jera sehingga pelaku tidak mengulanginya kembali, untuk aparatur&#13;
hukum dan instansi yang berwenang terhadap pertambangan supaya memberikan&#13;
sosialisasi hukum yang cukup agar masyarakat lebih mengerti dan menerima&#13;
peraturan tertulis yang sudah mengatur kehidupan setiap orang.&#13;
2019</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>55759</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-18 09:42:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-18 09:59:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>