<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="55571">
 <titleInfo>
  <title>TANGGUNG JAWAB PERDATA NOTARIS TERHADAP AKTA OTENTIK YANG MENYEBABKAN SENGKETA TANAH (SUATU PENELITIAN DI KOTA BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ASSHIFA UMMAMI K</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
 &#13;
Asshifa Ummami &#13;
Kamaruzzaman, &#13;
2019 &#13;
Tanggung Jawab Perdata Notaris Terhadap Akta &#13;
Otentik Yang Menyebabkan Sengketa Tanah &#13;
(Suatu Penelitian di Kota Banda Aceh) &#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala &#13;
(vii,57) pp., bibl., app. &#13;
 &#13;
Dr. M. Jafar, S.H., M.Hum &#13;
Pasal 65 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas &#13;
Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris menyebutkan &#13;
bahwa “Notaris, Notaris Pengganti, dan Pejabat Sementara Notaris bertanggung &#13;
jawab atas setiap Akta yang dibuatnya meskipun Protokol Notaris telah &#13;
diserahkan atau dipindahkan kepada pihak penyimpan Protokol Notaris”, namun &#13;
dalam pelaksanaannya, tanggung jawab yang diberikan oleh Notaris tidak &#13;
sepenuhnya menguntungkan pihak yang bersengketa.  &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab timbulnya &#13;
sengketa tanah akibat dikeluarkannya akta otentik, akibat hukum yang timbul &#13;
terhadap akta otentik tersebut yang tidak berdasarkan Undang-Undang Jabatan &#13;
Notaris, dan bentuk pertanggungjawaban hukum Notaris secara perdata terhadap &#13;
akta yang menimbulkan sengketa tanah. &#13;
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris, yang dilakukan &#13;
dengan cara menganalisis permasalahan dan pendekatan kasus yang terjadi &#13;
dilapangan dengan melakukan wawancara dengan responden dan informan serta &#13;
mengacu kepada data kepustakaan yang dilakukan dengan cara membaca buku-&#13;
buku teks, literatur, dan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan &#13;
pokok permasalahan. &#13;
Berdasarkan hasil penelitian bahwa faktor penyebab timbulnya sengketa &#13;
tanah akibat dikeluarkannya akta otentik tersebut meliputi tanah yang dikeluarkan &#13;
akta  otentik  adalah milik orang lain, tidak adanya suatu pembacaan akta &#13;
dihadapan penghadap dan saksi oleh Notaris, akta tidak ditandatangani langsung &#13;
dihadapan Notaris, dan penandatanganan tidak dihadiri oleh saksi. Akibat hukum &#13;
yang timbul terhadap akta otentik yang tidak berdasarkan Undang-Undang &#13;
Jabatan Notaris adalah timbulnya sengketa antar para pihak yang melibatkan &#13;
Notaris, akta otentik dapat terdegradasi menjadi akta dibawah tangan, dan dapat &#13;
dibatalkan oleh hakim. Bentuk pertanggungjawaban hukum Notaris secara perdata &#13;
terhadap akta otentik yang menimbulkan sengketa tanah adalah menghapuskan &#13;
minute akta tersebut dari daftar arsip Notaris, kekuatan pembuktian hanya sebagai &#13;
akta dibawah tangan atau akta menjadi batal demi hukum, dan juga pemberian &#13;
penggantian biaya, ganti rugi dan bunga pada pihak yang merasa dirugikan. &#13;
Disarankan  agar tanggung jawab Notaris  yang  melanggar  ketentuan &#13;
kewajiban  di  dalam  Undang-Undang  Jabatan  Notaris  diperluas  dan  dipertegas &#13;
dengan menentukan  sanksi  terhadap  Notaris  yang melanggar  Pasal  16  ayat  (1) &#13;
huruf  l  revisi  Undang-Undang  Jabatan  Notaris  untuk mencegah timbulnya &#13;
permasalahan hukum dalam akta otentik yang dibuatnya dikemudian hari.  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LAND - PROPERTY LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DEEDS</topic>
 </subject>
 <classification>346.043</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>55571</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-14 13:06:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-18 09:53:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>