STATISTIK KRIMINAL DALAM UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN (SUATU PENELITIAN DI PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) STATISTIK KRIMINAL DALAM UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN (SUATU PENELITIAN DI PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) STATISTIK KRIMINAL DALAM UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN (SUATU PENELITIAN DI PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STATISTIK KRIMINAL DALAM UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN (SUATU PENELITIAN DI PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) STATISTIK KRIMINAL DALAM UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN (SUATU PENELITIAN DI PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) STATISTIK KRIMINAL DALAM UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN (SUATU PENELITIAN DI PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH)


Pengarang

IRMA DEVIANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1403101010281

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
IRMA DEVIANA, STATISTIK KRIMI NAL DALAM UPAYA
2019 PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA
PENCURIAN (Suatu Penelitian di Pengadilan
Negeri Banda Aceh)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(vi,70), pp.,bibl..,tabl..,app.
(Dr. Mohd. Din, S.H.,M.H.)
Statistik kriminal dibuat dengan tujuan dapat menjadi pedoman dalam
melihat tingkat keseriusan angka kriminalitas yang ada di dalam masyarakat,
seperti jumlahnya, frekuensinya serta penyebaran pelaku kejahatannya.
Berdasarkan data tersebut kemudian oleh pemerintah dipakai untuk menyusun
kebijakan guna menanggulangi tindak pidana pencurian.
Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan jenis tindak
pidana pencurian yang terjadi dari tahun 2015-2017, untuk menjelaskan
karakteristik pelaku pencurian dan modus operandi yang digunakan pelaku
pencurian, serta untuk menjelaskan upaya penanggulangan yang dilakukan oleh
Pengadilan Negeri Banda Aceh dalam menangani tindak pidana pencurian.
Jenis Penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini merupakan
penelitian yuridis empiris dimana alat dan bahan yang digunakan dalam
pembahasan penelitian ini yaitu menggunakan data statistik, dan tabel yang diolah
dari data yang diperoleh melalui putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh tentang
Pencurian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus pencurian yang tercatat di
Pengadilan Negeri Banda Aceh sebanyak 204 kasus selama tahun 2015-2017
dimana yang paling sering terjadi adalah tindak pidana pencurian dengan
pemberatan. Adapun yang menjadi karakteristik pelaku tindak pidana pencurian
dilihat dari presentase terbanyak adalah pelaku yang berjenis kelamin laki-laki
(93,6%), berusia 18-25 tahun (53,4%), memiliki pekerjaan swasta (54,4%),dan
berdomisili di luar Kota Banda Aceh (51,9%). Modus operandi yang digunakan
adalah dengan merampas barang, merusak rumah, membekap korban, mengikuti
bahkan sampai melukai korban. Adapun upaya yang dilakukan Penegak hukum
untuk menanggulangi tindak pidana pencurian yaitu melalui peran hakim yang
memberikan hukuman yang sesuai sehingga menimbulkan efek jera bagi pelaku.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada POLRESTA Banda Aceh
untuk meningkatkan keamanan di lingkungan masyarakat. Disarankan kepada
pemerintah kota Banda Aceh agar memperluas lapangan pekerjaan, membuat
peraturan yang ketat dan pendataan terhadap tamu yang datang ke wilayah kota
Banda Aceh. Disarankan kepada Pengadilan Negeri Banda Aceh agar
memberikan hukuman yang sesuai sehingga dapat menimbulkan efek jera bagi
pelaku tindak pidana pencurian.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK