EVALUASI TINGKAT KEDISIPLINAN GURU TIDAK TETAP MATA PELAJARAN PENJASORKES DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI SE-KECAMATAN SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

EVALUASI TINGKAT KEDISIPLINAN GURU TIDAK TETAP MATA PELAJARAN PENJASORKES DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI SE-KECAMATAN SYIAH KUALA


Pengarang

RIZAL IRAWAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1306104020087

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (S1) / PDDIKTI : 85201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Rizal Irawan. 2018.Evaluasi Tingkat Kedisiplinan Guru Tidak Tetap Mata Pelajaran Penjasorkes Dalam Proses Belajar Mengajar Pada Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kecamatan Syiah Kuala.Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:

(1) Dr. Saifauddun., M.Pd (2) Maimun Nusufi., S.Pd, M.Pd.

Kata Kunci: Evaluasi, Kedisiplinan, Guru Tidak Tetap, SMP Se-Kecamatan Syiah Kuala

Disiplin merupakan sikap mentaati peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan atau berbuat sesuai dengan peraturan, petunjuk, dan ketentuan-ketentuan yang berlaku. Adapun yang dimaksud dengan kedisiplinan dalam penelitian ini ialah kedisiplinan GTT yang merupakan pegawai atau guru yang diangkat untuk jangka waktu tertentu guna melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan yang bersifat teknis profesional dan administrasi sesuai dengan kebutuhan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuanmengukur tingkat kedisiplinan GTT mata pelajaran Penjasorkes dalam proses belajar mengajar pada Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kecamatan Syiah Kuala.
Pendekatanyang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini seluruh GTT.Mengingat jumlah populasi yang besar, maka yang dijadikan sampel hanya berjumlah 10dengan teknik penarikan sampel bersifat Random Sampling.
Pengumpulan data dilakukan dengan angket yang terdiri dari 34 butir pertanyaan dalam bentuk skala likert dengan pilihan jawabannya terdiri dari sangat setuju, setuju, kurang setuju dan tidak setuju. Analisis data menggunakan rumus distribusi frekuensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwatingkat kedisiplinan GTT mata pelajaran Penjasorkes dalam proses belajar mengajar pada Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kecamatan Syiah Kualadengan rata-rata sebesar 100,2 berada pada kategori sangat tinggi, dengan rincian sebagai berikut: (1) sebanyak 9 orang responden (90%) berada pada kategori sangat tinggi, (2) sebanyak 1 orang responden (10%) berada pada kategori tinggi, dan (3) sebanyak 0 responden berada pada kategori kurang tinggi, rendah dan sangat rendah.
Simpulan penelitian ini adalah tingkat tingkat kedisiplinan GTT mata pelajaran Penjasorkes dalam proses belajar mengajar pada Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kecamatan Syiah Kualatergolong tinggi. Hal tersebut perlu dipertahankan oleh pihak guru yang bersangkutan dan pihak sekolahuntuk untuk terus meningkatkantingkat kedisiplinan Guru Tidak Tetap.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK