PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBING PROMPTING DI SMP NEGERI 6 BANDA ACEH KELAS VIII | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBING PROMPTING DI SMP NEGERI 6 BANDA ACEH KELAS VIII


Pengarang

SABILA MARATUS SHALEHA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1406101020040

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Shaleha, Sabila Maratus 2018, Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis dengan Menggunakan Metode Probing Prompting di SMP Negeri 6 Banda Aceh kelas VIII, Skripsi, Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:

(1) Drs. Mawardi, M.Hum,M.A., (2) Dr.Husaini, M.A.


Kata kunci : berpikir kritis, metode probing prompting, berpikir kritis, SMP Negeri 6 Banda Aceh.

Penelitian yang berjudul “Pengembangan kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan metode Probing Prompting di SMP Negeri 6 Banda Aceh kelas VIII” bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh metode Probing Prompting terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII di SMP Negeri 6 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-2 yang berjumlah 26 siswa, yang terdiri dari 12 siswa dan 14 siswi, diambil berdasarkan referensi guru mata pelajaran IPS dikelas tersebut dengan pertimbangan kemampuan siswa di kelas tersebut yang heterogen sehingga memungkinkan untuk memperoleh data yang bervariasi.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) Persentase rata-rata tiap tahapan kemampuan berpikir kritis, diperoleh hasil sebagai berikut. (a) rata-rata aspek kemampuan memberikan penjelasan sederhana adalah 35,76% (b) rata-rata kemampuan keterampilan mengenal dan memecahkan masalah adalah 38,46% (c) rata-rata aspek kemampuan menarik kesimpulan adalah 34,61%. Maka dari data tersebut diperoleh persentase rata-rata kemampuan hasil tes berpikir kritis siswa pada materi munculnya pergerakan nasional Indonesia secara kesuluruhan yaitu 40%. Dengan demikian rata-rata kemampuan berpikir kitis siswa kelas VIII/2 SMP Negeri 6 Banda Aceh tergolong dalam kategori rendah. (2) Tidak berpengaruhnya metode Probing Prompting terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP Negeri 6 Banda Aceh disebebakan oleh beberapa faktor, yaitu. (a) guru belum optimal dalam mengelola proses pembelajaran sehingga waktu yang tersedia tidak mencukupi untuk semua langkah dalam proses pembelajaran (b) siswa tidak terbiasa mengerjakan soal analasis, sehingga soal yang diberikan dianggap terlalu tinggi untuk mereka.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK