<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="55403">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS PENGGUNAAN LABORATORIUM DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI MAN 3 BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Arief Muliandi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Laboratorium merupakan bagian penting dalam kegiatan pembelajaran fisika di sekolah. Namun demikian, kegiatan pembelajaran di MAN 3 Banda Aceh masih  jarang menggunakan fasilitas laboratorium. Penting dilakukan penelitian berkaitan dengan pemanfaatan laboratorium dalam pelajaran fisika. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan laboratorium dalam pencapaian hasil pembelajaran fisika di MAN 3 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan membandingkan antara kelas eksperimen yang diajarkan menggunakan laboratorium dan kelas kontrol yang tidak diajarkan menggunakan laboratorium setelah diberi perlakuan. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X MIA di MAN 3 Banda Aceh. Sampel penelitian dipilih secara purposive sampling, yang terdiri dari kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA 2 sebagai kelas kontrol.  Data penelitian terdiri dari pre-test dan post-test. Sementara itu data penelitian dianalisis menggunakan statistik uji-t. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai pre-test berdistribusi normal dan homogen. Kemudian berdasarkan uji-t diperoleh, t_hitung (4.118) ? t_tabel (1,67). Dapat disimpulkan bahwa hasil pembelajaran fisika menggunakan laboratorium lebih baik dibandingkan pembelajaran yang tidak menggunakan laboratorium pada siswa MAN 3 Banda Aceh.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>55403</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-13 09:29:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-13 11:11:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>