KONFLIK DAN RESISTENSI MASYARAKAT TERHADAP PERTAMBANGAN GALIAN C DI KABUPATEN NAGAN RAYA (STUDI KASUS DESA SUAK PALEMBANG KECAMATAN DARUL MAKMUR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KONFLIK DAN RESISTENSI MASYARAKAT TERHADAP PERTAMBANGAN GALIAN C DI KABUPATEN NAGAN RAYA (STUDI KASUS DESA SUAK PALEMBANG KECAMATAN DARUL MAKMUR)


Pengarang

DENI SETIAWAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1410103010068

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


DENI SETIAWAN
2019

KONFLIK DAN RESISTENSI MASYARAKAT
TERHADAP PERTAMBANGAN GALIAN C
DI KABUPATEN NAGAN RAYA
(Studi Kasus Desa Suak Palembang Kecamatan Darul
Makmur)

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah
Kuala (Ubaidullah, M.A)
Berlakunya Otonomi khusus memberikan kewenangan pemerintah daerah
dalam mengelola sumber daya alam khususnya pertambangan galian C.
Pengelolaan bahan tambang galian C di Kabupaten Nagan Raya tentunya akan
memberi dampak positif dan dampak negatif bagi masyarakat. Permasalahan yang
kemudian muncul penambang kerap melanggar aturan sehingga menimbulkan
kerusakan yang berdampak kepada masyarakat sekitar sehingga menimbulkan
konflik antar korporasi (penambang) dengan masyarakat. Tujuan dan penelitian
adalah untuk mengetahui konflik dan resistensi masyarakat terhadap
pertambangan galian C di Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif, yaitu dengan menggunakan metode wawancara dan studi
pustaka. Dimana peneliti melakukan wawancara dengan penambang galian C dan
masyarakat Desa Suak Palembang. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa telah
terjadi konflik yang terjadi antar masyarakat dan penambang. Konflik ini terjadi
karena lingkungan mereka terancam akibat dari eksploitasi galian C yang
dilakukan oleh penambang. Resistensi secara tertutup masih terus ada meskipun
telah ada kesepakatan atau perjanjian antara penambang galian C dan masyarakat
setempat.

Kata kunci : Konflik, Resistensi dan Korporasi.

DENI SETIAWAN
2019
ABSTRACT

CONFLICT AND SOCIETY RESISTANCE
TOWARDS TYPE-C MINING DIGGING AT
NAGAN RAYA REGENCY
(Case Study of Suak Palembang Village, Darul
Makmur District)

Faculty of Social and Political Science Universitas Syiah
Kuala (Ubaidullah, M.A)

The enactment of special autonomy has let the authority of local
governments to manage natural resources, especially mining materials excavation
in the place. The management of mining materials excavation in Nagan Raya
District surely will bring positive and negative effects for society. The problem
comes later usually related to miners who break the rules. The damaging effect to
the surrounding people may trigger the conflict from each other (mine
corporation) and the people. The research aims to obtain the information about the
conflict and resistance from society on the mining materials excavation in Nagan
Raya District. Qualitative method is used by utilizing guided interview and library
research. The researcher interviewed the miners and the people of Suak
Palembang Village. The result of this study shows that there is conflict between
miners and local people. According to the people the conflict occurred due to
environment threat from mining exploitation conducted by the miners. Silent
resistance keeps remaining even though the miners have come to term with local
people regarding the mining materials excavation.
Keywords: conflict, resistance, and corporation






Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK