PENGGUNAAN MODEL VARIMA UNTUK MENGESTIMASI JUMLAH PASIEN SKIZOFRENIA PARANOID, GANGGUAN PSIKOTIK DAN SKIZOFRENIA TAK TERINCI (STUDI KASUS RUMAH SAKIT JIWA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGGUNAAN MODEL VARIMA UNTUK MENGESTIMASI JUMLAH PASIEN SKIZOFRENIA PARANOID, GANGGUAN PSIKOTIK DAN SKIZOFRENIA TAK TERINCI (STUDI KASUS RUMAH SAKIT JIWA ACEH)


Pengarang

NUR ISMI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1408108010043

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Statistika (S1) / PDDIKTI : 49201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Model VARIMA merupakan salah satu model untuk menganalisa data deret waktu yang awalnya tidak stasioner dan dapat menganalisa data lebih dari satu variabel dalam waktu bersamaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh hasil estimasi jumlah pasien skizofrenia paranoid, gangguan psikotik dan skizofrenia tak terinci di provinsi Aceh tahun 2018 sampai dengan 2019 dengan menggunakan model VARIMA (p,d,q). Data yang digunakan pada penelitian ini bersumber dari Rumah Sakit Jiwa Provinsi Aceh. Data tersebut meliputi data pasien penderita skizofrenia paranoid, gangguan psikotik, dan skizorenia tak terinci dari Januari 2011 sampai dengan Desember 2017. Berdasarkan hasil penelitian, model terbaik yang diperoleh adalah model VARIMA (1,1,4). Berdasarkan model tersebut diketahui penderita skizofrenia paranoid tertinggi pada Mei 2018 sebanyak 1.250 jiwa dan penderita skizofrenia paranoid terendah pada Desember 2019 sebanyak 472 jiwa dengan rata-rata penderita sebanyak 845 jiwa. Penderita gangguan psikotik tertinggi pada Februari 2019 sebanyak 169 jiwa dan penderita gangguan psikotik terendah pada September tahun 2018 sebanyak 83 jiwa dengan rata-rata penderita sebanyak 112 jiwa. Penderita skizofrenia tak terinci paling tinggi pada April 2019 sebanyak 117 jiwa dan yang terendah pada September 2018 sebanyak 24 jiwa dengan rata-rata penderita sebanyak 62 jiwa.

Kata kunci: VARIMA, skizofrenia paranoid, gangguan psikotik, skizofrenia tak terinci

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK