Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
MANTRA DAN GERAK TARI SINING
Pengarang
MARISA ULFA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1406102030030
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci: Makna, Mantra, Gerak, Tari Sining
Penelitian ini tentang “Makna Mantra dan Makna Gerak Tari Sining
menyangkut masalah bagaimana makna mantra dan makna gerak Tari Sining.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna mantra dan makna gerak
Tari Sining. pendekatan yang gunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis
penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dengan
mereduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian,
mantra dalam tari Sining menunjukan bahwa pada dasarnya mantra pada pendirian
pertama rumah masyarakat gayo berfungsi sebagai doa, doa yang dimaksud disini
adalah doa agar rumah yang akan dibuat diberkahi oleh Allah swt, pada setiap
paragrap dari masing-masing mantra yang digunakan pada tarian ini memiliki
makna tersendiri dalam setiap paragrafnya dan gerak pada gerakan pada Tari
Sining ini ada 19 gerak namun hanya beberapa gerak saja yang memiliki makna
gerak dan disetiap ragam gerak memiliki beberapa rangkaian gerak.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS BENTUK GERAK TARI SINING DI SANGGAR KUTE DANCE TEATER KABUPATEN ACEH TENGAH (Sayuna Yastari, 2024)
ANALISIS STRUKTUR TARI SINING DI ACEH TENGAH (CHAIRUNNISA, 2018)
RE-KREASI PERTUNJUKAN TARI SINING KE DALAM PERTUNJUKAN TEATER SINING GUGAT (Raihanul Nisa, 2026)
SINING DALAM KONTEKS KEBUDAYAAN GAYO (NUR FAJRIAH, 2019)
PENOTASIAN GERAK TARI GUEL DI SANGGAR LINGE (Bintang Zailin, 2025)