PERSEPSI SISWA TERHADAP PELAKSANAAN KODE ETIK GURU DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERSEPSI SISWA TERHADAP PELAKSANAAN KODE ETIK GURU DI BANDA ACEH


Pengarang

MURNI AMALIA CHAIRUNISYA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1306104030054

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana persepsi siswa terhadap pelaksanaan kode etik guru di SMAN Banda Aceh. Jenis dan pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 334 siswa yang mewakili 16 SMAN yang ada di Banda Aceh. Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan angket. Berdasarkan hasil analisis data, temuan penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut: (1) Hasil analisis data pada variabel penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap pelaksanaan kode etik guru di SMAN Banda Aceh dominan menyatakan kebanyakan guru melaksanakan kode etik. (2) Pada enam indikator yaitu caring (kepedulian), helping (membantu), protecting (perlindungan), justice (adil), benefience (berorientasi pada kepentingan anak), dan non malefence (tidak menyalahgunakan wewenang) menunjukkan bahwa siswa dominan menyatakan kebanyakan guru melaksanakan kode etik. (3) Pada masing-masing item pernyataan menunjukkan bahwa masih terdapat peserta didik yang memiliki persepsi negatif terhadap upaya guru terhadap pelaksanaan kode etik guru baik dari segi aspek caring (kepedulian), helping (membantu), protecting (perlindungan), justice (adil), benefience (berorientasi pada kepentingan anak), dan non malefence (tidak menyalahgunakan wewenang). Terbukti dari 50 item pernyataan tidak terdapat satu item pun yang lolos dari persepsi negatif siswa, sedangkan 50 item lainnya masih menunjukkan adanya persepsi negatif siswa dengan berbagai frekuensi dan persentase yang berbeda-beda. Diantaranya terdapat 22 item dengan persentase > 9% dan 28 item lainnya dengan persentase ? 25%.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK