PRODUKSI DAN PENDAPATAN KEBUN KOPI ARABIKA VARIETAS P – 88 DI KEBUN PERCOBAAN (KP) GAYO DESA PONDOK GAJAH KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PRODUKSI DAN PENDAPATAN KEBUN KOPI ARABIKA VARIETAS P – 88 DI KEBUN PERCOBAAN (KP) GAYO DESA PONDOK GAJAH KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH


Pengarang

DODI ALFAYAT - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1505002010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Manajemen Agribisnis (D3) / PDDIKTI : 54401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

DODI ALFAYAT “Production and Income of Coffe Farming of Variety P – 88 at Pilot
Farm of Pondok Gajah Village in Bandar Sub-district, Bener Meriah Regensy” Under the
supervision of Mr. Akhmad Baihaqi, SP. MMA
RINGKASAN
Kopi arabika (Coffea Arabica. L) merupakan tanaman perkebunan rakyat dan
menjadi komoditi keunggulan di Daratan Tinggi Gayo. Kopi di Daratan Tinggi Gayo
didominasi oleh tanaman kopi dengan varietas antara lain Gayo 1, Gayo 2 dan P – 88. Kopi
arabika varietas P – 88 adalah salah satu varietas unggulan di Daratan Tinggi gayo yang
berasal dari keturunan Catimor koleksi introduksi yang berasal dari Thailand dengan
keunggulan tahan terhadap hama dan penyakit. Kebun Percobaan (KP) Gayo
membudidayakan tanaman kopi varietas P – 88 seluas 1,5 hektar dengan jumlah batang
1.585 pohon kopi.
Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengetahui jumlah produksi dan jumlah
pendapatan dari kebun kopi varietas P – 88 di Kebun Percobaan (KP) Gayo. Data yang
digunakan adalah data primer dan sekunder, data primer diperoleh melalui observasi
lapangan di Kebun Percobaan (KP) Gayo, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi
kepustakaan dan lembaga terkait. Model analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif.
Analisis produksi dengan pengumpulan data lapangan. Analisis pendapatan, dengan
menggunakan analisis pendapatan dari Soekartawi (1990).
Hasil dari tugas akhir adalah rata – rata produksi dalam 1,5 Ha kebun kopi varietas
P – 88 adalah 1.200 kg/ tahun gelondong merah dengan frekuensi pemanenan dimulai pada
bulan Januari – Maret dan Oktober – Desember, panen raya terjadi pada bulan Maret dan
Desember. Total biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp 8.800.000/ tahun yang
meliputi biaya variabel dan biaya tetap. Harga jual gelondong merah kopi arabika
mencapai Rp 12.000/ kg maka jumlah pendapatan yang diperoleh dan kebun kopi ini
adalah sebesar Rp 14.400.000,-/ 1,5 Ha/ tahun.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK