<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="54729">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA SOSIOLOGI TERHADAP BUDAYA PEUPOK LEUMO PADA MASYARAKAT ACEH BESAR (STUDI KASUS PELESTARIAN BUDAYA PEUPOK LEUMO SEBAGAI ASET KEBUDAYAAN ACEH BESAR )</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL AULA PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini mengangkat analisa sosiologi terhadap budaya peupok leumo pada masyarakat Aceh Besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  makna budaya peupok leumo dalam  kehidupan masyarakat serta mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terhambatnya kelestarian peupok leumo di Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan teori Interaksionisme simbolik dari Herbert Blumer. Penelitian ini dilakukan di Aceh Besar digampong Ujong Blang Kecamatan Kuta Baro. Informan dalam penelitian ini yaitu peternak sapi, panitia pelaksana, masyarakat gampong serta penonton yang terlibat langsung dalam acara peupok leumo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa makna Peupok Leumo  bagi masyarakat Aceh Besar dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat yang mengikutinya, dan juga menjadi ajang hiburan setelah panen padi selesai, menjalin silaturahmi antar pemilik lembu dan  salah satu kebudayaan yang harus dipertahankan karena budaya peupok leumo dapat memberikan kontribusi yang besar untuk masyarakat, akan tetapi saat ini kebudayaan peupok leumo perlahan menghilang dengan sendirinya dikarenakan ada faktor yang menghambat kelestariannya, diantaranya perubahan zaman yang semakin moderen, pemikiran masyarakat yang semakin terbuka luas akan hal teknologi dalam konteks budaya, serta kurangnya pemahaman remaja sekarang akan kebudayan tradisionalnya dan berkurangnya infrastruktur yang di butuhkan.&#13;
Kata kunci : Kebudayaan, Peupok Leumo, Kesejahteraan  Ekonomi&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>RELIGION SOCIOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>54729</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-02-19 12:12:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-06-10 13:52:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>