KESULITAN MAHASISWA PESERTA MAGANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KESULITAN MAHASISWA PESERTA MAGANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA


Pengarang

Nura Mauliza - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1306103030043

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Fisika (S1) / PDDIKTI : 84203

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kurikulum 2013 menitikberatkan penggunaan pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Namun penerapan pendekatan saintifik masih belum terlaksana dengan baik dalam praktek mengajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dialami mahasiswa peserta magang menggunakan pendekatan saintifik dalam pembelajaran Fisika di SMA. Penelitian ini dilakukan terhadap mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika yang melakukan magang III pada tahun ajaran 2017/2018 yang ditempatkan di SMA selama berlangsungnya masa PPL-KKN terintegrasi. Data dikumpulkan menggunakan angket kemudian dianalisis menggunakan uji persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menerapkan pendekatan saintifik. Bentuk kesulitan yang dialami mahasiswa peserta magang diantaranya kesulitan memberikan pertanyaan kepada siswa untuk menalar/proses berpikir yang logis dan sistematis (83,3%), kesulitan menumbuhkan partisipasi aktif siswa melalui interaksi guru, siswa, dan sumber belajar (75%), kesulitan menumbuhkan partisipasi siswa dalam mengajukan pertanyaan (66,7%), kesulitan memfasilitasi siswa untuk menganalisis atau mengasosiasikan data dan informasi yang dikumpulkan (66,7%), kesulitan memfasilitasi siswa untuk mengamati (58,4%), dan kesulitan menumbuhkan partisipasi siswa dalam mengemukakan pendapat (58,3%).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK