<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="54535">
 <titleInfo>
  <title>EVALUSI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI RUANG RAWAT INAP OBGYN RSUDZA BANDA ACEH DENGAN KATEGORI GYSSENS TAHUN 2018</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yolanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
	Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat menyebabkan terjadinya resistensi mikroorganisme terhadap antibiotik. Salah satu cara untuk mengurangi kejadian resistensi antibiotik adalah dengan melakukan evaluasi penggunaan antibiotik menggunakan kategori Gyssens sehingga dapat diketahui apakah antibiotik digunakan secara rasional atau irasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran rasionalitas penggunaan antibiotik di Ruang Rawat Inap Obgyn RSUDZA Banda Aceh tahun 2018. Metode penelitian ini berupa observasional deskriptif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel berupa total sampling. Dari 502 populasi didapatkan 104 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan data dilakukan di Instalasi Rekam Medis dengan mencatat data pasien di formulir data. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik (kategori V) sebesar 39.4%, (Kategori IVa) sebesar 9.6% (kategori IVc) sebesar 5.5% , (kategori IVd) sebesar 2.8%, (kategori IIIb) sebesar 1.8%, dan (kategori IIIa) sebesar 2.3%. Sedangkan penggunaan antibiotik yang rasional (kategori 0) hanya sebesar 37.6%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan antibiotik di Ruang Rawat Inap Obgyn RSUDZA Banda Aceh pada terapi profilaksis sudah cukup rasional dibandingkan dengan terapi terapeutik. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan edukasi penggunaan antibiotik yang bijak pada tenaga kesehatan, pengawasan penggunaan antibiotik, dan melakukan evaluasi secara berkala untuk mengurangi resistensi antibiotik.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Antibiotik, Obstetri-Ginekologi, Rasionalitas, Gyssens&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>BACTERIOLOGY, MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>54535</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-02-08 07:45:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-06-12 14:05:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>