<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="54533">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN NYERI KEPALA PRIMER DI POLIKLINIK SARAF RSUDZA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAISA SAFIRA PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Nyeri kepala merupakan salah satu gangguan yang paling umum dari semua masalah kesehatan. Nyeri kepala primer sangat berpengaruh terhadap morbiditas psikis pasien. Salah satu gangguan psikis yang beraitan dengan nyeri kepala primer adalah kecemasan. Peningkatan kecemasan dapat meningkatkan intensitas dan frekuensi nyeri kepala yang dirasakan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan intensitas nyeri pada pasien nyeri kepala primer. Penelitian ini menggunakan rancangan analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Tingkat kecemasan akan dinilai menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS) dan intensitas nyeri dinilai menggunakan  Numeric Rating Scale (NRS). Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling dengan teknik quota sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 51 sampel. Hasil penelitian menunjukkan responden tidak cemas merasakan nyeri ringan (23,1%), nyeri sedang (69,5%) dan nyeri berat (7,7%). Pada tingkat kecemasan ringan didapatkan responden merasakan nyeri ringan (5,3%), nyeri sedang (31,6%) dan nyeri berat (62,5%). Pada tingkat kecemasan sedang didapatkan responden merasakan nyeri sedang (37,5%), dan nyeri berat (62,5%), sedangkan pada tingkat kecemasan berat didapatkan bahwa seluruh responden merasakan nyeri berat (100%). Hasil uji statistik menggunakan uji korelasi Spearman Rank menunjukkan hubungan bermakna antara tingkat kecemasan dengan intensitas nyeri pada pasien nyeri kepala primer (p = 0,0). Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan tingkat kecemasan dengan intensitas nyeri pada pasien nyeri kepala primer.&#13;
Kata Kunci : Nyeri kepala primer, Kecemasan, Intensitas nyeri&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>54533</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-02-08 04:29:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-08 10:36:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>