HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN PASIEN PASCA STROKE DI RSUDZA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN PASIEN PASCA STROKE DI RSUDZA BANDA ACEH


Pengarang

Desy Radhiyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1507101010007

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Stroke merupakan penyakit serebrovaskular yang menunjukkan gejala hilangnya fungsi saraf pusat yang timbul secara mendadak dalam 24 jam atau lebih. Stroke dapat menyebabkan keterbatasan fisik, kecacatan, serta depresi sehingga mengalami ketergantungan pada orang lain dan membutuhkan bantuan secara berkelanjutan. Agar pasien dapat melakukan aktivitas secara mandiri kembali, dukungan sosial keluarga sangat dibutuhkan bagi pasien pasca stroke, dukungan sosial keluarga merupakan dukungan yang diterima seseorang dari orang lain, dan sangat berpengaruh dalam proses pemulihan pasien pasca stroke. Oleh karena itu, peneliti meneliti hubungan dukungan sosial keluarga dengan tingkat kemandirian pasien pasca stroke. Penelitian ini termasuk penelitian observasional analitik, dengan rancang bangun yaitu desain cross sectional. Metode pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah responden 50 orang. Penelitian ini dilakukan di Poliklinik Saraf RSUDZA Banda Aceh pada bulan Desember 2018 – Januari 2019. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dukungan sosial keluarga, sedangkan variabel terikatnya tingkat kemandirian. Hasil penelitian ini menyebutkan sebagian besar responden pasca stroke berjenis kelamin laki-laki sebanyak 29 (58%) orang dari 50 responden, Tingkat pendidikan Sekolah Menengah Atas sebanyak 25 (50%) orang, dan dari segi pekerjaan ibu rumah tangga sebanyak 12 (24%) orang. Hasil penelitian ini juga menyebutkan sebanyak 31 (62%) responden mendapatkan dukungan sosial keluarga yang baik, serta sebanyak 19 (38%) responden mendapatkan dukungan sosial yang kurang. Berdasarkan tingkat Kemandirian didapatkan sebanyak 25 (50%) responden mandiri, 21 (42%) responden ketergantungan ringan, dan 4 (8%) responden ketergantungan total. Berdasarkan analisis menggunakan uji Spearman, terdapat hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan tingkat kemandirian pasien pasca stroke dengan nilai p value = 0,025 (

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK