<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="54385">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN STANDAR FISIK DAN NON FISIK WASIT SEPAKBOLA ASOSIASI PROVINSI PSSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZEINDI FHONNA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Pendidikan Olahraga Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Seorang  wasit yang diharapkan akan menjalankan fungsinya secara baik  dan benar dengan selalu menjunjung tinggi  rasa keadilan dan tanggung jawab terhadap  terse-lenggarakannya pertandingan. Kesukaran yang muncul di  lapangan  tidak saja disebabkan oleh  kurang dikuasainya ‘medan’ lapangan, melain¬kan juga faktor-faktor eksternal yang mendu¬kungnya. Hal ini kiranya bukan  menjadi  suatu  kendala kemajuan dalam perwasitan, melainkan  lebih menjadikan suatu tantangan yang perlu diha¬dapi  oleh wasit dalam menegakkan  otoritas dan kredibilitasnya. Dalam penelitian ini pengambilan subjeknya adalah tim ahli dan wasit sepakbola Asosiasi Provinsi PSSI Aceh dan kemudian diambil secara acak dipilih sesuai dengan tingkatan-tingkatan baik kemampuan maupun usia. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini diambil sejumlah 5 sampel. Hasil dari penelitian yang sudah diperoleh berdasarkan analisis dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa instrumen pengembangan standar fisik dan non fisik wasit sepakbola Asosiasi PSSI Aceh merupakan standar yang valid dan reliabel dengan memiliki tingkat validitas atau kesahihan yang sedang dengan perolehan poin indek skor validitas 0.485 dan memiliki tingkat reliabilitas yang sedang atau keterandalan dengan perolehan poin indeks skor reliabilitas 0.443, sehingga produk pengembangan standar fisik dan non fisik wasit sepakbola Asosiasi Provinsi PSSI Aceh sehingga dapat digunakan dalam konteks perwasitan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>FOOTBALL</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>REFEREEING (RECREATION) - SOCCER</topic>
 </subject>
 <classification>796.334 3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>54385</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-02-01 14:16:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-04-22 11:17:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>