<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="54353">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN MESIN PEUNEURAH NILAM PORTABLE (PNP) VERSI 1.0</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MARZUKI ALKINDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>A B S T R A K&#13;
Indonesia aktif memasok 90% kebutuhan minyak nilam dunia, tidak ada produser lain yang signifikan menyuplai ke pasar internasional untuk komoditi minyak nilam. Nilam Aceh memperoleh perlindungan Indikasi Geografis khusus dengan nomor sertifikat IDG 000000021 dikarenakan mampu menghasilkan minyak nilam terbaik dunia dengan kandungan patchouli Alcohol minimal 30%. Namun Sayangnya, keunikan nilam Aceh tidak dirasakan nilai tambahnya dikalangan petani karena terkendala pada mesin penyulingan yang belum optimal, boros energi, dengan waktu suling 8-11 jam, hasil rendemen dibawah 3% dan karena mahal, tidak semua petani mampu memiliki mesin penyulingan sendiri . Oleh karena itu dilakukan perancangan dan pengembangan mesin penyulingan yang diberi nama Peuneurah Nilam Portable (PNP) v 1.0 dengan kapasitas 30 kg sebagai bentuk inovasi alat penyulingan minyak nilam yang ramah lingkungan dengan tingkat penyulingan mendekati maksimal dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen terhadap penerapan Desain Quality Function Development. Mesin PNP v 1.0 telah menjadi salah satu solusi atas permasalahan yang dialami petani nilam, waktu penyulingan menjadi lebih cepat yaitu 4-5 jam dengan hasil minyak nilam lebih jernih dibandingkan dengan mesin milik petani yang ada di Aceh.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Minyak Nilam, Rendemen, Patchouli Alcohol, Mesin Peuneurah Nilam Portable (PNP) v.1.0.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>54353</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-31 16:00:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-31 16:06:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>