Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERILAKU BERLALU LINTAS DI KOTA BANDA ACEH (SUATU KAJIAN SOSIOLOGIS)
Pengarang
irwandi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0710101010038
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FISIPOL., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
302
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Perilaku individu dan masyarakat yang melanggar peraturan tertib berlalu lintas selain dipicu oleh faktor individu juga erat hubungannya dengan budaya masyarakatnya.Di dalam budaya dapat di lihat suatu tradisi perilaku masyarakat yang ditetapkan berlaku bagi semua dalam kesehariannya.Norma-norma yang tumbuh dari nilai-nilai sosial dalam kehidupan sehari-hari kadang-kadang juga sering dilanggar.Oleh karena itu, diperlukan adanya faktor pengendalian social.Tujuan dalam penelitian ini, untuk mengetahui dan memahami gambaran perilaku berlalu lintas, aspek sosial budaya yang mempengaruhi perilaku berlalu lintas dan untuk mengetahui bagaimana sistem pengendalian sosial perilaku berlalu lintas warga Kota Banda Aceh.Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif yang ditunjukan kepada 150 responden, sedangkan informansebanyak 26 orang dengan menggunakan metode pengumpalan data observasi, wawancara, kuesioner dan studi pustaka, kemudian data yang di peroleh dianalisis dengan tabel frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendara belajar berkenderaan secara otodidak dengan cara mencoba-coba, tidak mengikuti Latihan Ujian Wajib Mengemudi untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi. Perilaku menerobos dipersimpangan lalu lintas disebabkan oleh hasrat tidak sabar menunggu, melihat orang lain serta tersedianya perluang untuk menerobos. Buruknya perilaku berlalu lintas disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang tata tertib berlalu lintas serta lemahnya sistem pengendalian sosial baik dari segi teguran maupun segi penindakan terhadap kesalahan-kesalahan pengguna lalu lintas.Pengendalian sosial dengan cara menegur, mencemooh, mengajak, membimbing yang dilakukan oleh anggota masyarakat terhadap sipelanggar peraturan tidak lagi efektif untuk mengendalikan perilaku tidak tertib berlalu lintas di dalam masyarakat selain pengendalian yang dilakukan oleh lembaga formal dan aturan-aturan yang baku. Perlu kiranya menerapkan sanksi-sanksi adat istiadat (selain sanksi-sanksi tertulis) apabila yang melanggar atau lebih terbukti melakukan pelanggaran yang sama. Selain itu, Sosialisasi perlu dilakukan secara terus menerus khusunya sosialisasi pengetahuan tentang rambu-rambu lalu lintas dalam lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan media informasi (Internet, TV, Radio, Koran) agar masyarakat dapat dengan mudah belajar dan mengetahui aturan berlalu lintas.
Kata Kunci : Perilaku, Sistem Pengendalian Sosial, dan Berlalu Lintas
Tidak Tersedia Deskripsi
PERILAKU BERKENDARAAN PADA KOMUNITAS MOTOR CBR DI BANDA ACEH (ZULFIANTI ADE PUTRI, 2016)
PENGARUH SOCIAL CONTAGION TERHADAP IMPULSIVE BUYING BEHAVIOR PADA PENGGUNA TIKTOK SHOP DI KOTA BANDA ACEH YANG DIMEDIASI OLEH AFFECTIVE REACTION DAN IMPULSIVE BUYING URGE (SITI HUMAIRA, 2026)
MENINGKATKAN KESADARAN BERLALU LINTAS SEJAK DINI MELALUI PENGENALAN RAMBU-RAMBU LALU LINTAS DI PAUD AR-RASYID (NADIA SALSABILA, 2025)
RESPON MAHASISWA TERHADAP KEBERADAAN POLISI MEU PEP-PEP DALAM MEMBANGUN KESADARAN HUKUM BERLALU LINTAS BAGI MAHASISWA DI BANDA ACEH (Munawir, 2017)
UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN HUKUM BERLALU LINTAS PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 CALANG (Dian Humaira, 2020)