Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS STABILITAS LERENG TERHADAP FAKTOR KEDALAMAN GALIAN TAMBANG TERBUKA DARI ASPEK GEOTEKNIK (STUDI KASUS PERTAMBANGAN BATUBARA DESA SUMBER BATU KECAMATAN MEUREBO KABUPATEN ACEH BARAT)
Pengarang
LISA FIANTI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1409200060078
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
622.2
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tambang terbuka merupakan salah satu sistem penambangan dimana segala kegiatan atau aktifitas penambangan dilakukan pada permukaan bumi. Perencanaan tambang terbuka selain memperhatikan pertimbangan ekonomi, secara teknis kestabilan lereng sangat berperan penting dalam proses penambangan yang ditentukan oleh kondisi geoteknik dengan memperkirakan produksi bahan galian dan kemungkinan terjadinya kerugian. Penelitian dilakukan untuk menganalisis kestabilan lereng galian tambang batubara yang terletak di Desa Sumber Batu Kecamatan Meurebo Kabupaten Aceh Barat. Stabilitas lereng galian mencakup pekerjaan penggalian yang dipengaruhi oleh kekuatan parameter tanah dan desain penggalian. Pada penelitian ini, untuk melihat kestabilan lereng galian dan bentuk keruntuhan lereng menggunakan metode elemen hingga dengan program Plaxis secara komputasi. Pengolahan data menerapkan varian kemiringan lereng (?) terhadap permodelan kedalaman lereng dengan menghitung nilai faktor keamanan yang menggambarkan nilai seimbang pada massa tanah yang bergerak dan memenuhi persyaratan keamanan kestabilan lereng. Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai faktor keamanan (FK) pada sudut kemiringan lereng eksisting ? yaitu 3,4001, untuk kemiringan lereng ? - 10% FK 3,6042 dan kemiringan lereng ? + 10% FK 2,8917. Dari hasil tiga varian tersebut FK menunjukkan kemiringan lereng aman/stabil atau tidak terjadi keruntuhan lereng. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah semakin kecil sudut kemiringan lereng maka semakin besar nilai FK yang diperoleh dan menjadi informasi dalam perencanaan galian tambang terbuka terhadap stabilitas lereng dan upaya mitigasi dalam penanganan kelongsoran lereng galian.
Kata Kunci : Stabilitas, kedalaman galian, pola keruntuhan, faktor keamanan
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN KESTABILAN LERENG GALIAN TAMBANG TERBUKA BERDASARKAN ASPEK GEOTEKNIK DAN KESELAMATAN KERJA (STUDI KASUS PERTAMBANGAN BATUBARA PT. MIFA BERSAUDARA DI KECAMATAN MEUREBO KABUPATEN ACEH BARAT) (DIAN FEBRIANTI, 2016)
ANALISIS PRAKTIK POLITIK DALAM KEGIATAN TAMBANG GALIAN C DI GAMPONG UJUNG TANAH, KECAMATAN LEMBAH SABIL, KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Nadila, 2023)
PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE KESETIMBANGAN BATAS PADA TAMBANG TERBUKA PT AGRABUDI JASA BERSAMA (Rizkan Akbar Putra Wardiansyah, 2025)
KONFLIK DAN RESISTENSI MASYARAKAT TERHADAP PERTAMBANGAN GALIAN C DI KABUPATEN NAGAN RAYA (STUDI KASUS DESA SUAK PALEMBANG KECAMATAN DARUL MAKMUR) (DENI SETIAWAN, 2019)
ANALISIS KESTABILAN LERENG DESAIN TAMBANG BATUBARA MENGGUNAKAN KRITERIA RUNTUH HOEK-BROWN PADA PIT X PT. AGRABUDI JASA BERSAMA (QORATUL ANNISA SYAHRA, 2024)