<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="54213">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KECEPATAN ANGIN DAN JUMLAH SUDU TERHADAP DAYA TURBIN ANGIN PROPELER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dewi Maryam</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
Angin merupakan energi alternatif yang dikembangkan untuk mengkonversi energi mekanik menjadi energi listrik yang ramah lingkungan. Dari data indonesia energi outlook and statistic 2004 potensi angin indonesia mencapai 9,286MW pada kecepatan angin 5 m/s. Penelitian ini membahas pengaruh kecepatan angin dan jumlah sudu terhadap daya turbin angin propeler. Turbin angin yang digunakan adalah Turbin angin propeller dengsn variasi sudu 5,6, dan 7 terbuat dari bahan kayu meranti. Pengambilan data dilakukan dengan memasangkan generator, sehingga data yang diambil dalam pengukuran ini berupa data kecepatan angin (m/s), kecepatan putaran poros turbin dan poros generator (rpm) dan tegangan yang dihasilkan generator (V). Pengambilan data dilakukan selama 10 hari pada kecepatan angin 3-9 m/s. Semakin banyak jumlah sudu dan semakin tinggi kecepatan angin akan meningkatkan putaran poros. Namun semakin tinggi putaran poros akan menyebabkan kenaikan temperatur yang beresiko terbakarnya generator dikarenakan spesifikasi dari  generator tersebut tidak bisa mengatasi putraran yang terlalu tinggi. Sehingga pada turbin angin propeler 5-7 jumlah sudu dan kecepatan 3-9 m/s,  didapatkan jumlah sudu paling optimal yaitu pada jumlah 5 sudu yang menghasilkan putaran poros turbin maksimal 1.306 rpm, daya kincir 617,86 Watt, tegangan 220 Volt, arus 3,95 Ampere, dan daya listrik 800 Watt pada kecepatan angin 8-9 m/s. &#13;
Kata Kunci : Generator, Kecepatan Angin, Daya Kincir, Tegangan.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>54213</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-30 16:44:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-31 08:57:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>