<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="54211">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH LAJUR KHUSUS SEPEDA MOTOR PADA RUANG HENTI KHUSUS TERHADAP TINGKAT PELAYANAN SIMPANG BERSINYAL JAMBO TAPE DENGAN SIMULASI MENGGUNAKAN VISSIM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUAMMAR FAHMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PENGARUH LAJUR KHUSUS PADA RUANG HENTI KHUSUS TERHADAP TINGKAT PELAYANAN SIMPANG BERSINYAL JAMBO TAPE DENGAN SIMULASI MENGGUNAKAN VISSIM&#13;
&#13;
Oleh:&#13;
Muammar Fahmi&#13;
NIM. 1609200060091&#13;
&#13;
Komisi Pembimbing :&#13;
1.	Dr. Eng. Sugiarto, S. T, M. Eng&#13;
2.	Dr. Renni Anggraini S.T, M.Eng&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Ruang Henti Khusus (RHK) sepeda motor merupakan salah satu fasilitas bagi sepeda motor untuk berhenti di persimpangan selama fase merah. RHK berfungsi untuk memisahkan sepeda motor dari kendaraan lainnya dan diharapkan mampu mengurangi hambatan yang berasal dari sepeda motor. Ruang Henti Khusus ini telah diujicobakan dalam skala terbatas untuk mendukung pergerakan sepeda motor pada persimpangan bersinyal di kota-kota besar di Indonesia, termasuk di persimpangan Kota Banda Aceh. Tingginya volume lalu lintas pada jam sibuk menyebabkan antrian kendaraan pada simpang bersinyal menjadi sangat panjang. RHK dinilai belum dapat berfungsi dengan optimal karena masih banyaknya sepeda motor yang tidak bisa masuk ke dalam RHK. Tertutupnya akses mencapai (RHK) oleh kendaraan roda empat menjadi salah satu penyebabnya.Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perencanaan terhadap dimensi Lajur Khusus sepeda motor pada Ruang Henti Khusus (RHK), dan menganalisis pengaruh tingkat pelayanan persimpangan tersebut menggunakan simulasi software VISSIM. Keunggulan dari VISSIM adalah dapat memodelkan simulasi dalam bentuk video dan mendapatkan nilai panjang antrian dan nilai waktu tundaan hanya dengan menginput data-data kendaraan yang melewati persimpangan tersebut. Dalam penelitian ini, dilakukan survei untuk memperoleh volume lalu lintas, kecepatan setempat dan geometrik.Panjang Antrian tertinggi yaitu pada lengan C yaitu di jalan T. Hasan Dek sebesar 163,36 m. Tundaan rata-rata kendaraan tertinggi sebesar 132,119 detik, kategori tingkat pelayanan F yaitu besar dari 80 detik. Dengan penerapan jalur khusus untuk menuju RHK, Volume tertinggi terjadi pada Jalan T. Nyak Arief dengan volume kondisi eksisting pada lengan jalan T. Nyak Arief  sebesar 437 menjadi 520 kendaraan roda dua/ Jam pada kondisi RHK yang menggunakan lajur khusus sepeda motor. &#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Ruang Henti Khusus, Sepeda Motor, Tingkat Pelayanan, Simpang Bersinyal, VISSIM, &#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>TRAFFICWAYS - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TRAFFIC SIGNS - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.794</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>54211</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-30 16:37:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-15 11:34:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>