Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI KEPEKAAN UKURAN MESH TERHADAP KEMAMPUAN PERANGKAT LUNAK BEIA DALAM MENDETEKSI LOKASI KOROSI PADA BETON BERTULANG
Pengarang
M FADHIL AZKYA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1404102010085
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pengembangan metode deteksi korosi terus dikembangkan, salah satunya adalah Boundary Element Inverse Analysis (BEIA). BEIA merupakan suatu perangkat lunak yang berbasis Boundary Element Method (BEM) dan Particle Swarm Optimization (PSO). BEM digunakan untuk menghitung nilai potensial pada permukaan beton. Sementara itu, PSO digunakan untuk mengevaluasi cost function untuk mendeteksi korosi pada baja tulangan yang berada di dalam beton. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kepekaan ukuran mesh terhadap kinerja perangkat lunak BEIA dalam mendeteksi lokasi korosi pada beton bertulang. Ukuran mesh yang digunakan pada penelitian ini yaitu 0,5 mm, 0,625 mm, 1 mm, 1,25 mm, 1,5 mm, 1,9 mm, 2 mm, 2,5 mm, 5 mm dan 10 mm. BEIA dijalankan dengan lima belas data nilai pengukuran potensial pada permukaan beton dengan tiga digit dibelakang koma sebagai referensi seperti dari pengukuran Half-Cell Potential Mapping. Hasil simulasi numerik pada beton bertulang menunjukkan dalam rentang : 0,5 < ukuran mesh ? 1,9 mm menghasilkan akurasi lokasi yang sangat baik dengan eror ? 5%. Sementara itu, waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan simulasi semakin lama seiring ukuran mesh semakin kecil. Sedangkan dengan bertambahnya ukuran mesh akan berdampak pada eror yang dihasilkan yaitu nilai eror > 5%. Oleh karena itu, ukuran mesh memberikan efek terhadap kemampuan perangkat lunak BEIA dalam mendeteksi lokasi korosi pada beton bertulang.
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN DETEKSI MULTI-LOKASI KOROSI PADA BETON BERTULANG MENGGUNAKAN BOUNDARY ELEMENT INVERSE ANALYSIS (BEIA) (M. ABRAR MASYKURI, 2020)
STUDI PENGARUH NILAI COGNITIVE DAN SOCIAL PARAMETER PADA PSO TERHADAP KINERJA BEIA DALAM MENDETEKSI LOKASI KOROSI BETON BERTULANG (Ahmad Julianda, 2019)
STUDI PENGARUH JUMLAH DATA PENGUKURAN NILAI POTENSIAL TERHADAP KINERJA BEIA DALAM MENDETEKSI LOKASI KOROSI BETON BERTULANG (Muhammad Akbarul Karim, 2021)
PENGEMBANGAN BOUNDARY ELEMENT INVERSE ANALYSIS (BEIA) 2D MENGGUNAKAN GENETIC ALGORITHM UNTUK DETEKSI LOKASI KOROSI BAJA TULANGAN (Alfisyahrin, 2023)
SIMULASI PENGARUH KOROSI TERHADAP FREKUENSI ALAMI STRUKTUR BETON BERTULANG MENGGUNAKAN METODE MODAL ANALISIS (MAHFUD, 2025)