KAJIAN KINERJA SISTEM IRIGASI DI DAERAH IRIGASI PANDRAH KABUPATEN BIREUEN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KAJIAN KINERJA SISTEM IRIGASI DI DAERAH IRIGASI PANDRAH KABUPATEN BIREUEN


Pengarang

WINARDI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200060046

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

627.52

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Daerah Irigasi Pandrah merupakan jaringan irigasi teknis yang sumber airnya
berasal dari sungai Krueng Pandrah. Bendung Pandrah dibangun tahun 1987
terletak di Desa Samagadeng Kecamatan Pandrah Kabupaten Bireuen memiliki luas
sawah yang diairi 1.203 Ha. Dalam perkembangannya kerusakan-kerusakan yang
terjadi di daerah irigasi Pandrah juga tidak dapat diabaikan, maka perlu peninjauan
kembali dengan dilakukan penilaian kinerja sistem irigasi. Tujuan penelitian ini
adalah mengetahui indeks kinerja sistem irigasi Pandrah dengan pendekatan
metode MASSCOTE dan mengetahui pengaruh variabel yang mempengaruhi
kinerja sistem irigasi dengan Structural Equation Modelling (SEM). Penilaian
indeks kinerja sistem irigasi Pandah pendekatan metode MASSCOTE dilakukan
dengan evaluasi Rapid Appraisal Procedure (RAP) terhadap empat indikator utama
yaitu indikator pelayanan, indikator P3A, indikator SDM operator, dan indikator
modernisasi operasi saluran serta pemodelan kinerja sistem irigasi Pandrah dengan
SEM yang dioperasikan melalui program AMOS. Hasil penelitian penilaian kinerja
sistem irigasi Pandrah berdasarkan metode MASSCOTE dengan evaluasi RAP
menunjukkan indeks kinerja sebesar nilai mutlak (Level of Service) adalah 3,05,
maka indeks kinerja sistem irigasi Pandrah pada kondisi eksisting berada pada
klasifikasi Baik. Sedangkan analisis kinerja sistem irigasi dengan SEM menunjukan
pelayanan irigasi berpengaruh positif terhadap kinerja sistem irigasi sebesar 0,082
dengan taraf signifikan 0,768, P3A berpengaruh positif terhadap kinerja sistem
irigasi sebesar 0,090 dengan taraf signifikan 0,273, SDM operator berpengaruh
positif terhadap kinerja sistem irigasi sebesar 0,419 dengan taraf signifikan 0,287
dan modernisasi operasi saluran berpengaruh positif terhadap terhadap kinerja
sistem irigasi sebesar 0,606 dengan taraf signifikan 0,039. Dari empat variabel
dependen yaitu pelayanan irigasi, P3A, SDM operator, dan modernisasi operasi
berpengaruh positf terhadap kinerja sistem irigasi, disimpulkan kinerja sistem
irigasi Pandrah baik.

Kata kunci : Kinerja sistem irigasi, MASSCOTE, Rapid Appraisal Procedure
(RAP), Structural Equation Modelling (SEM), AMOS.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK