Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS KERENTANAN FISIK BANGUNAN AKIBAT BANJIR GENANGAN
Pengarang
INDRA SATRIA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1609200060019
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
690
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kecamatan Johan Pahlawan khususnya Desa Leuhan dan Desa Blang Beurandang
merupakan suatu kawasan permukiman yang dilanda banjir genangan. Intensitas
curah hujan, dan kondisi pola aliran menyebabkan terjadinya genangan. Genangan
mengakibatkan kerusakan fisik komponen rumah dan menimbulkan angka
kerugian, dengan tingkat kerugian dan tinggi air genangan yang bervariasi. Studi
analisis ini dilakukan dengan tujuan: identifikasi kondisi pola aliran drainase,
identifikasi kondisi genangan banjir, identifikasi kondisi kerusakan dan analisis
kerugian terhadap komponen bangunan perumahan dan analisis tingkat kerugian.
Pendekatan penelitian berupa penelitian kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis
diperoleh: 1) pola aliran lahan dan drainase berupa arah aliran sudah sesuai
dengan kondisi topografi kawasan penelitian, dengan kondisi saluran seperti
semak belukar, penyempitan dan di titik titik tertentu dengan kondisi daerah
berkontur rendah sehingga rentan terjadi genangan. 2) tinggi genangan bervariasi
di beberapa titik di kawasan penelitian dengan durasi lamanya genangan 4–5 hari.
3) rumah yang terpapar banjir genangan sejumlah 40 unit rumah yang tersebar,
dengan kondisi kerusakan yang beragam dan hasil perhitungan kerugian masing –
masing rumah dengan jumlah yang bervariasi. 4) tingkat kerugian dipengaruhi
oleh 2 kualifikasi kerusakan diantaranya kualifikasi kerusakan struktural dan
kerusakan arsitektural, dengan pendekatan fungsi polinomial order 3
menghasilkan model terbaik untuk pendataan kerusakan akibat banjir genangan,
dengan nilai rata-rata kesalahan (error) yang terkecil. Hasil kerentanan kualifikasi
kerusakan struktural menunjukan kerentanan meningkat secara signifikan,
intensitas proses 0,90 m hingga 1,00 m relatif sama, pada intesitas > 1,00 m
kerentanan dan DoL meningkat tajam. Hasil kerentanan kualifikasi kerusakan
arsitektural menunjukan kerentanan meningkat secara signifikan, intesitas proses
0,70 m hingga 1,00 m meningkat secara perlahan, pada intesitas > 1,00 m
kerentanan dan DoL meningkat tajam.
Kata Kunci : genangan banjir, kerusakan kerugian, tingkat kerugian.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENETAPAN DAERAH GENANGAN BANJIR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL HEC-RAS 2D UNSTEADY FLOW PADA DAS TRIPA (Nurul Annisa, 2024)
KAJIAN KERENTANAN BANGUNAN TERHADAP BENCANA TSUNAMI DI KECAMATAN MEURAXA-BANDA ACEH (Tuah Rizkiyah, 2015)
ANALISIS KERENTANAN BANJIR DI DAS KRUENG PASE (Erma Yustika, 2024)
IDENTIFIKASI KERUSAKAN DAN KERUGLAN AKIBATRNRNBANJIR PADA BANGUNAN PERUMAHANRNRNDI KOTA LHOKSUKON (Wirdatul Ahya, 2024)
ANALISA TINGKAT KERENTANAN BANJIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KRUENG KEUREUTO ACEH (Serli Anda Puteri, 2024)