Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMETAAN GEOLOGI & ANALISIS KUALITAS AIRTANAH CEKUNGAN AIRTANAH JEUNIB (STUDI KASUS: KECAMATAN ULIM DAN SEKITARNYA, KABUPATEN PIDIE JAYA, PROVINSI ACEH)
Pengarang
MUHAMMAD IRPAN - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1404109010032
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Geologi (S1) / PDDIKTI : 34201
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kualitas airtanah sangat bergantung pada banyak hal, salah satunya adalah kondisi litologi batuan. Untuk melihat kualitas airtanah pada lokasi penelitian dilakukan survey atau pemetaan geologi melalui interpretasi singkapan yang terdapat pada lapangan, kemudian dilakukan pengukuran beberapa parameter kualitas airtanah pada sembilan sumur bor di lokasi penelitian. Hasil pengukuran parameter kualitas airtanah tersebut kemudian dilakukan pembobotan dan perhitungan dengan menggunakan metode National Sanitation Foundation Water Quality Index (NSF-WQI) yang mengacu pada standar kualitas airtanah berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No 907 Tahun 2002 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum. Selain analisis kualitas airtanah, dalam penelitian ini juga dilakukan analisis kimia airtanah dengan menggunakan senyawa ion untuk menentukan tipologi kimia airtanah dengan menggunakan Diagram Piper dan Diagram Stiff menggunakan senyawa ion K+, Na+, Ca2+, Mg2+, Cl-, HCO3- dan SO4-. Hasil dari penelitian menunjukkan pada lokasi ini terdapat 4 satuan litologi yaitu satuan aglomerat, satuan tuff, satuan andesit terlapukan dan satuan aluvium. Akuifer airtanah pada lokasi penelitian berada pada satuan aluvium dengan tipologi sistem akuifer endapan aluivial pantai dengan kondisi akuifer tertekan yang memiliki fasies Ca-HCO3 dan Mg-SO4. Sedangkan kualitas airtanahnya memiliki kategori sedang, baik dan sangat baik. Kategori sedang berada pada TSB 6, kategori kualitas air baik berada pada TSB 1, TSB 7 dan TSB 8, sedangkan kategori sangat baik berada pada TSB 2, TSB 3, TSB 4, TSB 5 dan TSB 9.
Kata kunci: Geologi, Pemetaan, Kualitas Airtanah, tipologi airtanah, fasies airtanah
Tidak Tersedia Deskripsi
PEMETAAN GEOLOGI DAN POTENSI AIR TANAH DANGKAL DI DATARAN KECAMATAN TIRO, KABUPATEN PIDIE, ACEH (IRVAN PATRIA YOLANDA, 2019)
PEMETAAN GEOLOGI DAN KARAKTERISTIK SIFAT FISIK DAN KIMIA AIR TANAH PADA ENDAPAN ALLUVIUM DI KECAMATAN TANGAN-TANGAN DAN SEKITARNYA KABUPATEN ACEH BARAT DAYA PROVINSI ACEH (Alfi Khalish, 2025)
PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS TINGKAT KERENTANAN AIRTANAH TERHADAP PENCEMARAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE VERTICAL VULNERABILITY (SVV) PADA KECAMATAN BABAHROT, KABUPATEN ACEH BARAT DAYA, PROVINSI ACEH (RIFA MUTIA RIZKI, 2025)
PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS TINGKAT KERENTANAN AIRTANAH TERHADAP PENCEMARAN MENGGUNAKAN METODE GROUNDWATER OCCURRENCE, OVERLAYING LITHOLOGY, DEPTH OF GROUNDWATER (GOD) DI KECAMATAN BABAHROT DAN SEKITARNYA, KABUPATEN ACEH BARAT DAYA, PROVINSI ACEH (BUNGA RAMADHANI, 2025)
PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS KARAKTERISTIK AIRTANAH DI PULAU BREUEH KECAMATAN PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR, PROVINSI ACEH (ALFI SYAHRIN, 2026)