ANALISIS KOMBINASI BEBAN TSUNAMI PADA STRUKTUR JEMBATAN RANGKA BAJA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS KOMBINASI BEBAN TSUNAMI PADA STRUKTUR JEMBATAN RANGKA BAJA


Pengarang

MAHFUZ - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1509200060118

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

627.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Provinsi Aceh terletak di daerah salah satu patahan bumi di Indonesia, yang merupakan daerah rawan gempa dan berpotensi terjadi bencana tsunami. Oleh sebab itu, setiap perencanaan struktur yang berada di pinggir pantai harus mempertimbangkan potensi terjadinya tsunami demi mendapatkan struktur yang kuat menahan gaya – gaya yang dipengaruhi oleh tsunami. Saat tsunami 2004, banyak jembatan-jembatan yang terbawa tsunami, baik jembatan yg terbuat dari beton, maupun jembatan-jembatan rangka baja, seperti jembatan rangka baja Krueng Raba, Lhoknga, jembatan Krueng No, jembatan Meunasah Kulam, dan beberapa jembatan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menghitung gaya dan beban efek dari tsunami terhadap struktur salah satu jembatan tersebut, yaitu jembatan rangka baja Krueng Raba, Lhoknga. Gaya dan beban efek tsunami (Ts) yang akan dianalisis dengan mengadopsi Guidelines for Design of Structures for Vertical Evacuation from Tsunamis, 2012, yaitu : (1) gaya hidrostatis; (2) gaya apung (buoyant forces); (3) gaya hidrodinamis; (4) gaya dorong (impulsive forces); (5) gaya tumbukan puing (debris impact forces); (6) gaya bendung puing (debris damming forces); (7) gaya angkat; dan (8) beban gravitasi tambahan dari air yang tertahan di lantai jembatan. Dari hasil penelitian ini ditunjukkan masing – masing gaya tsunami yang bekerja pada jembatan krueng raba Lhoknga pada variabel ketinggian tsunami minimum, 11 meter, yang merupakan ketinggian awal tsunami menyentuh bangunan atas jembatan adalah: 94,866 KN gaya hidrodinamis; 142,299 KN gaya dorong; 133,810 KN gaya tumbukan puing; 14,244 KN gaya pembendungan puing;dan 34,018 KN gaya angkat. Sedangkan untuk variabel ketinggian tsunami maksimum, 25 meter, adalah : 24634,934 KN gaya hidrodinamis; 36952,400 KN gaya dorong; 720,591 KN gaya tumbukan puing; 3698,939 KN gaya pembendungan puing; dan 986,519 KNgaya angkat. Hasil analisis dengan metode komputasi, dengan masukan besaran gaya – gaya tsunami tersebut terhadap model jembatan, dapat diketahui kemampuan jembatan rangka baja Krueng Raba, Lhoknga, menahan gaya dan beban yang diakibatkan oleh tsunami hanya sampai pada ketinggian 14 meter.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK