<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="53885">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN PENERIMAAN DIRI DALAM MENJALANI KEHIDUPAN PADA CONGENITAL DISABILITY DAN ACQUIRED DISABILITY</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitri Anggraini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Terlahir dengan kondisi fisik yang utuh dan berfungsi dengan baik menjadi &#13;
harapan bagi hampir setiap orang, tetapi kemalangan dapat menimpa beberapa &#13;
orang yang terlahir dengan kondisi fisik yang kurang atau  congenital  disability &#13;
(disabilitas fisik bukan bawaan).  Selain penyandang  congenital  disability, ada &#13;
juga penyandang  acquired disability  (disabilitas fisik bukan bawaan).&#13;
Penyandang disabilitas fisik yang tidak dapat menerima keadaan dirinya sangat &#13;
mudah mengalami  pikiran dan emosi-emosi negatif berupa cemas, malu, sedih, &#13;
kurang percaya diri, perasaan tidak berguna, penyesalan, mudah marah, &#13;
mengurung diri, menarik diri dari lingkungan jika berkepanjangan dapat &#13;
mengalami depresi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan &#13;
penerimaan diri dalam menjalani kehidupan pada  congenital disability  dengan &#13;
acquired disability.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif  dengan &#13;
jenis penelitian komparatif dan pengambilan sampel dengan menggunakan &#13;
purposive sampling. Jumlah subjek 60 orang penyandang disabilitas fisik ( 30 &#13;
orang subjek penyandang  congenital disability  dan 30 orang subjek  acquired &#13;
disability).  Alat ukur yang  digunakan  merupakan adaptasi skala  penerimaan diri &#13;
yang disusun oleh Berger. Hasil analisis data menggunakan Uji  Independent &#13;
Samples  t-test  menunjukkan nilai p=0,151 (p</note>
 <subject authority="">
  <topic>DISABILITY EVALUATION - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>53885</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-24 15:23:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-06-10 13:22:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>