Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN KETEBALAN BIOFILM PADA GLASS IONOMER CEMENT (GIC) TIPE II MODIFIKASI PENAMBAHAN SILIKA DARI SINTESIS PASIR PANTAI
Pengarang
REZA UMAMI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1513101010052
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Nama : Reza Umami
Fakultas : Kedokteran Gigi
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Judul : Gambaran Ketebalan Biofilm pada Glass Ionomer Cement (GIC)
Tipe II dengan Penambahan Silika dari Sintesis Pasir Pantai
Biofilm merupakan kumpulan dari banyak sel mikrobial yang melekat di rongga mulut. Biofilm mudah terbentuk pada permukaan yang kasar karena permukaan yang kasar menurunkan kekuatan aliran yang dapat melepaskan biofilm. Salah satu media yang dapat menjadi tempat melekatnya biofilm adalah bahan restorasi seperti GIC. Keunggulan GIC yaitu thermal compatibility dengan enamel gigi yang baik, estetik yang baik, biokompatibilitas terhadap jaringan periodontal dan pulpa, juga adanya pelepasan fluoride. Namun GIC memiliki kekuatan dan ketahanan yang rendah terhadap abrasi, sehingga dapat merubah bentuk anatomis yang memudahkan pembentukan biofilm pada permukaan GIC. Maka dilakukan modifikasi penambahan silika dari pasir pantai. Penelitian bertujuan untuk melihat ketebalan biofilm pada GIC Tipe II dengan penambahan silika dari sintesis pasir pantai. Terdiri dari 2 kelompok yaitu kelompok GIC Tipe II dan kelompok GIC Tipe II dengan penambahan silika nanopartikel. Kelompok tersebut direndam dalam media Brain Heart Infusion Borth selama 24 jam, 48 jam dan 72 jam yang sudah dimasukkan hasil swab plak gigi dari volunteer dengan kriteria tertentu. Ketebalan biofilm diukur dengan Scanning Electron Microscopy. Hasil penelitian memperlihatkan rata-rata ketebalan biofilm pada kelompok GIC Tipe II pada waktu 24 jam, 48 jam dan 72 jam seccara berurutan adalah 0 ?m, 28,95 ?m, 76,2 ?m. Sedangkan rata-rata ketebalan biofilm pada kelompok GIC Tipe II dengan penambahan silika secara berurutan adalah 0 ?m, 18,45 ?m, 51,3 ?m. Kesimpulan penelitian ini ketebalan biofilm pada GIC Tipe II dengan penambahan silika dari sintesis pasir pantai lebih tipis dibandingkan dengan GIC Tipe II tanpa penambahan silika.
Kata kunci: Ketebalan Biofilm, Glass Ionomer Cement, Pasir Pantai, Silika.
Tidak Tersedia Deskripsi
KEKERASAN PERMUKAAN GLASS IONOMER CEMENT (GIC) SETELAH PENAMBAHAN 5% SILIKA DARI PASIR LAUT (Apriliadi Saputra, 2018)
GAMBARAN PERLEKATAN GLASS IONOMER CEMENT MODIFIKASI SILIKA 5% DARI PASIR LAUT DENGAN GIGI MENGGUNAKAN SCANNING ELECTRON MICROSCOPE (SEM) (DWI SEPTIANI, 2019)
ANALISIS HASIL MODIFIKASI GLASS IONOMER CEMENT DENGAN PENAMBAHAN HIDROKSIAPATIT DAN SILIKA DARI BAHAN ALAM (DITINJAU DARI GUGUS FUNGSI MENGGUNAKAN FOURIER TRANSFORM INFRARED) (MOHD TAUFIQ KAMIL H, 2018)
GAMBARAN PENGGUNAAN BAHAN AMALGAM, RESIN KOMPOSIT DAN GLASS IONOMER CEMENT (GIC) DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNSYIAH PADA BULAN JULI – DESEMBER 2014 (Nur Shabrina, 2016)
GAMBARAN KETEBALAN BIOFILM PADA GLASS IONOMER CEMENT MODIFIKASI HIDROKSIAPATIT 5% DARI SINTESIS CANGKANG KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) (Rani Milda Yanti, 2019)