IDENTIFIKASI BAKTERI PENYEBAB HALITOSIS DI DORSUM LIDAH DAN PLAK SULKUS GINGIVA PADA PEROKOK PEMULA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IDENTIFIKASI BAKTERI PENYEBAB HALITOSIS DI DORSUM LIDAH DAN PLAK SULKUS GINGIVA PADA PEROKOK PEMULA


Pengarang

ANNISA RISQI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1513101010041

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Nama : Annisa Risqi
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Fakultas : Kedokteran Gigi
Judul : Identifikasi Bakteri Penyebab Halitosis di dorsum lidah dan Plak Sulkus Gingiva pada Subjek Perokok Pemula

Merokok merupakan masalah besar di dunia yang terjadi pada berbagai golongan usia terutama usia remaja. Pada Provinsi Aceh persentase perokok usia 15-19 tahun mencapai 54,5%. Kebiasaan merokok tersebut dapat menyebabkan berbagai masalah pada rongga mulut salah satunya adalah halitosis. Halitosis adalah bau mulut manifestasi dari 90% senyawa gas VSCs yang dihasilkan dari aktivitas bakteri proteolitik anaerob seperti Treponema denticola, Porphyromonas gingivalis, Fusobacterium nucleatum, Prevotella intermedia, dan Solobacterium moorei. Merokok dapat menurunkan kadar oksigen dalam rongga mulut. Posterior dorsum lidah dan sulkus gingiva banyak terdapat deposit substrat protein karena merupakan lokasi anatomis yang sulit dibersihkan . Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri penyebab halitosis yang tumbuh pada subjek perokok pemula. Sampel bakteri di dorsum lidah dan sulkus gingiva dari subjek perokok pemula tanpa periodontitis yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Satu subjek sehat tanpa halitosi menjadi kontrol. Sampel dikultur pada media blood agar dan diidentifikasi dengan melihat morfologi koloni secara makroskopis dan melihat bentuk bakteri dengan pewarnaan Gram secara mikroskopis. Berdasarkan hail penelitian dapat disimpulkan bahwa bakteri genus Solobacterium dan Staphylococcus paling banyak ditemukan pada dorsum lidah subjek halitosis dan bakteri genus Porphyromonas, Fusobacterium, Prevotella dan Tannerella pada plak dalam subgingiva yang merupakan bakteri penyebab halitosis.


kata kunci : Halitosis, Volatile Sulfur Compounds (VSCs), Perokok, Bakteri anaerob proteolitik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK