PEMBERIAN BIMBINGAN PRIBADI TERHADAP MORAL SISWA (SUATU PENELITIAN MAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMBERIAN BIMBINGAN PRIBADI TERHADAP MORAL SISWA (SUATU PENELITIAN MAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR)


Pengarang

lina wati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0806104030006

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.46

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Kata Kunci : Pemberian Bimbingan Pribadi, Moral.

Penelitian ini berjudul ‘‘Pemberian Bimbingan Pribadi Terhadap Moral Siswa suatu penelitian di MAN Darussalam Aceh Besar”. Bimbingan pribadi merupakan suatu bantuan yang diberikan kepada individu dalam membentuk perbuatan atau prilaku baik yang tertanam di dalam jiwa individu . Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis-jenis moral yang sering diberikan bimbingan pribadi serta upaya yang di lakukan guru bimbingan dan konseling dan hambatan apa saja yang di alami guru bimbingan dan konseling dalam pemberian bimbingan pribadi terhadap moral siswa. Populasi/sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang siswa yang sudah pernah di berikan bimbingan pribadi dan guru pembimbing sebanyak 3 orang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Instrument yang di gunakan angket untuk siswa dan wawancara untuk guru bimbingan dan konseling, Pengolahan data, dilakukan dengan dengan tehnik analisis statistik sederhana dalam bentuk persentase. Hasil pengumpulan data dan pengolahan diproleh data adapun jenis-jenis moral di sekolah MAN Darussalam Aceh Besar yang sering diberikan bimbingan kepada siswa adalah: Hilangnya rasa hormat terhadap guru,menganggu teman, merokok, membolos, membawa hp dan berkelahi. Menyangkut upaya yang di lakukan guru bimbingan dan konseling dalam membina moral siswa sudah terlaksana dengan baik namun belum maksimal seperti yang di harapakan seperti bimbingan yang di berikan adalah agar siswa, mampu mengenal diri, pengungkapan diri dan penerimaan diri. Hambatan dalam pemberian bimbingan antara lain adalah, tidak adanya ruang khusus untuk melaksanakan bimbingan pribadi, kurangnya tenaga guru bimbingan konseling, terbatasnya dana, tidak tersedia alat pengumpulan data dan penyimpanan data, kurangnya kesadaran kesediaan siswa untuk berkonsultasi, serta perhatian dari pihak sekolah dan luar sekolah dalam pelayanan bimbingan pribadi dalam membina moral siswa masih kurang.


ABSTRAK


Kata Kunci : Pemberian Bimbingan Pribadi, Moral.

Penelitian ini berjudul ‘‘Pemberian Bimbingan Pribadi Terhadap Moral Siswa suatu penelitian di MAN Darussalam Aceh Besar”. Bimbingan pribadi merupakan suatu bantuan yang diberikan kepada individu dalam membentuk perbuatan atau prilaku baik yang tertanam di dalam jiwa individu . Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis-jenis moral yang sering diberikan bimbingan pribadi serta upaya yang di lakukan guru bimbingan dan konseling dan hambatan apa saja yang di alami guru bimbingan dan konseling dalam pemberian bimbingan pribadi terhadap moral siswa. Populasi/sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang siswa yang sudah pernah di berikan bimbingan pribadi dan guru pembimbing sebanyak 3 orang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Instrument yang di gunakan angket untuk siswa dan wawancara untuk guru bimbingan dan konseling, Pengolahan data, dilakukan dengan dengan tehnik analisis statistik sederhana dalam bentuk persentase. Hasil pengumpulan data dan pengolahan diproleh data adapun jenis-jenis moral di sekolah MAN Darussalam Aceh Besar yang sering diberikan bimbingan kepada siswa adalah: Hilangnya rasa hormat terhadap guru,menganggu teman, merokok, membolos, membawa hp dan berkelahi. Menyangkut upaya yang di lakukan guru bimbingan dan konseling dalam membina moral siswa sudah terlaksana dengan baik namun belum maksimal seperti yang di harapakan seperti bimbingan yang di berikan adalah agar siswa, mampu mengenal diri, pengungkapan diri dan penerimaan diri. Hambatan dalam pemberian bimbingan antara lain adalah, tidak adanya ruang khusus untuk melaksanakan bimbingan pribadi, kurangnya tenaga guru bimbingan konseling, terbatasnya dana, tidak tersedia alat pengumpulan data dan penyimpanan data, kurangnya kesadaran kesediaan siswa untuk berkonsultasi, serta perhatian dari pihak sekolah dan luar sekolah dalam pelayanan bimbingan pribadi dalam membina moral siswa masih kurang.








ABSTRAK


Kata Kunci : Pemberian Bimbingan Pribadi, Moral.

Penelitian ini berjudul ‘‘Pemberian Bimbingan Pribadi Terhadap Moral Siswa suatu penelitian di MAN Darussalam Aceh Besar”. Bimbingan pribadi merupakan suatu bantuan yang diberikan kepada individu dalam membentuk perbuatan atau prilaku baik yang tertanam di dalam jiwa individu . Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis-jenis moral yang sering diberikan bimbingan pribadi serta upaya yang di lakukan guru bimbingan dan konseling dan hambatan apa saja yang di alami guru bimbingan dan konseling dalam pemberian bimbingan pribadi terhadap moral siswa. Populasi/sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang siswa yang sudah pernah di berikan bimbingan pribadi dan guru pembimbing sebanyak 3 orang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Instrument yang di gunakan angket untuk siswa dan wawancara untuk guru bimbingan dan konseling, Pengolahan data, dilakukan dengan dengan tehnik analisis statistik sederhana dalam bentuk persentase. Hasil pengumpulan data dan pengolahan diproleh data adapun jenis-jenis moral di sekolah MAN Darussalam Aceh Besar yang sering diberikan bimbingan kepada siswa adalah: Hilangnya rasa hormat terhadap guru,menganggu teman, merokok, membolos, membawa hp dan berkelahi. Menyangkut upaya yang di lakukan guru bimbingan dan konseling dalam membina moral siswa sudah terlaksana dengan baik namun belum maksimal seperti yang di harapakan seperti bimbingan yang di berikan adalah agar siswa, mampu mengenal diri, pengungkapan diri dan penerimaan diri. Hambatan dalam pemberian bimbingan antara lain adalah, tidak adanya ruang khusus untuk melaksanakan bimbingan pribadi, kurangnya tenaga guru bimbingan konseling, terbatasnya dana, tidak tersedia alat pengumpulan data dan penyimpanan data, kurangnya kesadaran kesediaan siswa untuk berkonsultasi, serta perhatian dari pihak sekolah dan luar sekolah dalam pelayanan bimbingan pribadi dalam membina moral siswa masih kurang.



ii





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK