PREVALENSI LESI PRAKANKER DAN KANKER ORAL PADA MASYARAKAT DI DESA COT BADA KABUPATEN ACEH BESAR (DITINJAU SECARA KLINIS DAN FLUORESENSI VISUAL LANGSUNG) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PREVALENSI LESI PRAKANKER DAN KANKER ORAL PADA MASYARAKAT DI DESA COT BADA KABUPATEN ACEH BESAR (DITINJAU SECARA KLINIS DAN FLUORESENSI VISUAL LANGSUNG)


Pengarang

Haniffun Nisa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1513101010022

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Nama : Haniffun Nisa
Fakultas : Kedokteran Gigi
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Judul : Prevalensi Lesi Prakanker dan Kanker Oral pada Masyarakat di
Desa Cot Bada Kabupaten Aceh Besar
(Ditinjau secara Klinis dan Fluoresensi Visual Langsung)

Kanker oral umum ditemukan di dunia dan dapat menyebabkan kematian. Banyak penelitian menyatakan bahwa kebiasaan buruk seperti merokok, menyirih, mengunyah tembakau, dan mengonsumsi alkohol berkaitan dengan lesi prakanker dan kanker oral. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi lesi prakanker dan kanker oral pada masyarakat yang memiliki salah satu faktor risiko seperti merokok, menyirih, mengunyah tembakau, atau mengonsumsi alkohol secara klinis dan fluoresensi visual langsung di Desa Cot Bada Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini melibatkan 150 subjek penelitian. Hasil seleksi subjek menunjukkan 27 orang memiliki faktor risiko. Subjek penelitian yang didapat berdasarkan teknik purposive sampling adalah 15 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan lesi prakanker pada 1 subjek (6,67%) yang menggunakan rokok filter, frekuensi 1-9 batang per hari dan sudah dilakukan selama 11-20 tahun. Kesimpulan penelitian ini adalah ditemukan lesi prakanker oral pada 1 subjek penelitian (6,67%) yang memiliki kebiasaan merokok, menyirih kadang-kadang, dan sudah berhenti mengonsumsi alkohol

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK