SINING DALAM KONTEKS KEBUDAYAAN GAYO | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

SINING DALAM KONTEKS KEBUDAYAAN GAYO


Pengarang

NUR FAJRIAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1306102030056

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata kunci: Sining Dalam Konteks Kebudayaan Gayo
Penelitian ini berjudul “Sining Dalam Konteks Kebudayaan Gayo” mengangkat masalah bagaimana Sining Dalam Konteks Kebudayaan Gayo, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Sining Dalam Konteks Kebudayaan Gayo. Sumber data dalam penelitian adalah Seniman Gayo, Masyarakat, Petua adat Kampung Nosar. Penelitian dilakukan di Kampung Nosar Aceh Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi data ,display data, verifikasi data. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa tari sining adalah sebuah ritual adat masyarakat Gayo yang kini menjadi seni pertunjukan bagi khalayak ramai. Tari sining yang ditarikan diatas sembilah papan dan dulang ini mempunyai 2 prosesi yaitu prosesi adat dalam membangun rumah dan sebagai tari iringan memandikan dan mengesahlan pemimpin baru, yang dilakukan dengan cara membaca syair dan ritual. Proses tersebut didahului dengan memilih kayu hutan yang dianggap terbaik, menebang kayu hutan, serta menjadikan kayu tersebut sebagai pondasi rumah. Alat musik yang digunakan dalam tari sining ini yaitu gegedem, gerantung, tak tok, suling, teganing serta canang yang dimainkan oleh wanita dan laki-laki. Busana yang dikenakan pada ritual ini adalah busana sehari-hari, hingga saat tari sining telah menjadi seni pertunjukan dan memakai baju kerawang khas Gayo Aceh Tengah.






Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK