Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERANCANGAN MUSEUM MARITIM ACEH DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Shelly Maiyanti - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1304104010047
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Aceh adalah salah satu provinsi di Indonesia yang sebagian besar wilayahnya merupakan perairan, oleh karena itu Aceh dikenal sebagai daerah maritim yang kaya akan sumber daya dan sejarah kemaritimannya. Namun saat ini Aceh belum memiliki wadah khusus untuk memfasilitasi potensi tersebut. Museum Maritim Aceh merupakan salah satu upaya untuk melestarikan dan mempublikasikan kemaritiman Aceh kepada masyarakat dengan cara yang lebih menarik. Perancangan museum ini akan menerapkan tema “Arsitektur Metafora” yaitu dengan memasukkan konsep-konsep di luar arsitektur yang berkaitan dengan maritim kedalam suatu rancangan arsitektur. Selain itu, untuk menghadirkan karakter kemaritiman pada museum, pemilihan lokasi yang strategis menjadi salah satu faktor penting yang harus dipikirkan untuk mendukung tema bangunan. Lokasi perancangan Museum Maritim Aceh terletak di daerah Ulee Lheue yang merupakan kawasan perairan dan dekat dengan pelabuhan Ulee Lheue, sehingga banyak berkembang aktivitas kemaritiman yang dapat memperkuat citra bangunan yang berfungsi sebagai Museum Maritim Aceh.
Kata Kunci: Museum, Maritim, Arsitektur Metafora
Tidak Tersedia Deskripsi
PERANCANGAN MUSEUM MARITIM DI BANDA ACEH (MUHAMMAD ADE ANDRYAN, 2025)
MUSEUM BAHARI DI BANDA ACEH TEMA : ARSITEKTUR METAFORA (Asril Gunawan, 2024)
PERANCANGAN MUSEUM SENI RUPA DI BANDA ACEH (Adethia Annisa Machdar, 2025)
PERANCANGAN SEJARAH DAN BUDAYA ACEH (M. An-Nauval Fachrunniza, 2020)
MUSEUM ARSITEKTUR DI ACEH (HADANA SIWANGGI, 2020)