<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="53373">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN MUSEUM MARITIM ACEH DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Shelly Maiyanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aceh adalah salah satu provinsi di Indonesia yang sebagian besar wilayahnya merupakan perairan, oleh karena itu Aceh dikenal sebagai daerah maritim yang kaya akan sumber daya dan sejarah kemaritimannya. Namun saat ini Aceh belum memiliki wadah khusus untuk memfasilitasi potensi tersebut. Museum Maritim Aceh merupakan salah satu upaya untuk melestarikan dan mempublikasikan kemaritiman Aceh kepada masyarakat dengan cara yang lebih menarik. Perancangan museum ini akan menerapkan tema “Arsitektur Metafora” yaitu dengan memasukkan konsep-konsep di luar arsitektur yang berkaitan dengan maritim kedalam suatu rancangan arsitektur. Selain itu, untuk menghadirkan karakter kemaritiman pada museum, pemilihan lokasi yang strategis menjadi salah satu faktor penting yang harus dipikirkan untuk mendukung tema bangunan. Lokasi perancangan Museum Maritim Aceh terletak di daerah Ulee Lheue yang merupakan kawasan perairan dan dekat dengan pelabuhan Ulee Lheue, sehingga banyak berkembang aktivitas kemaritiman yang dapat memperkuat citra bangunan yang berfungsi sebagai Museum Maritim Aceh.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Museum, Maritim, Arsitektur Metafora&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>53373</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 10:53:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 11:27:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>