Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PADA RUMAH MAKAN AYAM DAN BEBEK PENYET MR. CABE DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Said Wahyu H - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1205102010064
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
Rumah Makan Ayam dan Bebek Penyet Mr. Cabe adalah rumah makan yang
terletak di Kota Banda Aceh dan mengadopsi makanan khas Pulau Jawa dengan racikan
khas rempah - rempah Aceh. Perkembangan kuliner yang menawarkan berbagai produk
dan pelayanan semakin meningkat, seperti perusahaan waralaba asal lokal dan asing serta
industri lainnya yang berbasis kuliner. Tingginya persaingan pasar menjadi permasalahan
utama bagi Rumah Makan Ayam dan Bebek Penyet Mr. Cabe dalam mencapai tujuantujuan
perusahaan.
Tujuan penelitian strategi pemasaran yaitu untuk Mengidentifikasi faktor internal
yang meliputi kekuatan dan kelemahan, faktor eksternal yang meliputi peluang dan
ancaman pada Rumah Makan Ayam dan Bebek Penyet Mr. Cabe di Kota Banda Aceh dan
menganalisis serta menentukan strategi pemasaran yang dijalankan Rumah Makan Ayam
dan Bebek Penyet Mr. Cabe berdasarkan faktor internal dan faktor eksternal Rumah
Makan Ayam dan Bebek Penyet Mr. Cabe di Kota Banda Aceh.
Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan dua
sumber yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dan
observasi. Data sekunder diperoleh dari studi dokumentasi yang berkaitan dengan
penelitian. Responden dalam penelitian ini adalah pemilik perusahaan dan manajer.
Penentuan dilakukan berdasarkan ruang lingkup penelitian dan pemahaman responden
terhadap Rumah Makan Ayam dan Bebek Penyet Mr. Cabe di Kota Banda Aceh.
Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis SWOT
(Strengths, Weakness, Opportunities, Threats) dan deskriptif, untuk memperoleh strategi
pemasaran yang tepat bagi Rumah Makan Ayam dan Bebek Penyet Mr.Cabe Kota Banda
Aceh. Analisis SWOT dilakukan dengan beberapa tahap. Tahapan analisis dilakukan
melalui empat tahap, 1) Tahap input atau pemasukan data menggunakan matriks IFAS
(Faktor Internal) dan matriks EFAS (Faktor Eksternal), 2) Tahap penentuan posisi Rumah Makan Ayam dan Bebek Penyet Mr. Cabe dengan memnggunakan matriks IE (internaleksternal).
3) Tahap menentukan jenis strategi menggunakan diagram kuadran matriks
SWOT. 4) Tahap perumusan dan penentuan strategi pemasaran dengan matriks TOWS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang menjadi kekuatan internal adalah cita
rasa ayam dan sambal yang khas, produk yang bervariasi, kualitas produk baik, sistem
penjualan ekspansi, dan memberikan kenyamanan fasilitas terhadap karyawan dan
kelemahan internal adalah produk yang tidak tahan lama, promosi yang dilakukan masih
belum luas cakupannya, minimnya inovasi produk terbarukan, sistem manajemen yang
tidak kompetitif, fasilitas yang tersedia terhadap pelanggan masih kurang memadai. Faktor
peluang eksternal adalah popularitas dan inovasi pengolahan ayam, meningkatnya
teknologi informasi, proses pengendalian mutu yang terjamin, perkembangan perumahan
dan perkantoran di wilayah sekitar, peningkatan umlah konsumsi ayam, dan perubahan
gaya hidup masyarakat dalam menanggapi wisata kuliner dan faktor ancaman eksternal
adalah meningkatnya pesaing perusahaan waralaba, stabilitas ekonomi yang tidak stabil,
daya beli masyarakat yang menurun, harga yang ditawarkan pesaing semakin kompetitif,
dan semakin banyaknya produk homogen. Posisi kondisi RM. Ayam dan Bebek Penyet
Mr. Cabe berdasarkan analisis matriks IE berada pada sel V yaitu kondisi perbaiki dan
berkembang. Berdasarkan hasil pendekatan kuantitatif analisis SWOT menggunakan
diagram analisis SWOT, posisi RM. Ayam dan Bebek Penyet Mr. Cabe berada kuadran III
yaitu, pada titik sumbu x (-0,09375) dan y (0,375). Posisi ini menunjukkan penerapan
strategi yang tepat adalah strategi Turn Around, yaitu meminimalisir kelemahan internal
dan memanfaatkan peluang. Berdasarkan pengembangan analisis SWOT dari pendekatan
kuantitatif, menimbulkan 3 alternatif strategi berdasarkan pendekatan kualitatif Matriks
TOWS, yaitu 1) Optimalisasi sistem pemasaran, 2) Optimalisasi kegiatan promosi, dan 3)
Memperbaiki layanan fasilitas yang disediakan terhadap pelanggan. Pada Matriks TOWS
dapat diperoleh beberapa alternatif strategi pemasaran lainnya yang dapat diterapkan, yaitu
1) Penetrasi aktif kedalam pangsa pasar, 2) Mempertahankan dan meningkatkan citra
perusahaan, 3) Memperbaiki sistem manajemen, 4) Menjaga kualitas mutu, 5)
Meningkatkan kualitas, rasa dan ciri khas produk unggulan 6) Mengantisipasi perubahan
perilaku konsumen dengan mengahadirkan varian harga yang lebih kompetitif, 7)
melakukan subtitusi dan inovasi terhadap pengembangan varian produk, 8) memperbaiki
fasilitas tempat yang disediakan terhadap konsumen, 9) Memberikan training terhadap
karyawan dapat memberikan dampak pelayanan yang lebih baik terhadap konsumen.
Tidak Tersedia Deskripsi
GAMBARAN HISTOLOGI KELENJAR TEMBOLOK AYAM KAMPUNG, BEBEK, DAN MERPATI (Firda Muharrami, 2014)
SURVEI PENGETAHUAN DAN SIKAP PEMILIK RUMAH MAKAN TERHADAP RANTAI PENGOLAHAN DAGING AYAM DI BANDA ACEH (LARAS BERLIAN X, 2017)
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN RUMAH MAKAN AYAM LEPAS DI KOTA BANDA ACEH (Tawirliyah, 2021)
CEMARAN MESOFILIK AEROBIK PADA CEKER AYAM DALAM SOTO DARI TIGA LOKASI RUMAH MAKAN DALAM KOTA BANDA ACEH (safarwati, 2014)
GAMBARAN HISTOLOGI KELENJAR INTESTINAL PADA DUODENUM AYAM KAMPUNG (GALLUS DOMESTICUS), MERPATI (COLUMBA DOMESTICUS), DAN BEBEK (ANSER ANSER DOMESTICUS) (sarayulis, S.KH, 2015)