<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="53323">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS DEKSTROSA SEBAGAI PROLOTERAPI PADA PASIEN NYERI BAHU KRONIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Qisthi Lazuardi Herman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proloterapi dengan dekstrosa merupakan salah satu metode terapi pada pasien dengan nyeri bahu kronik yang berpotensi menjadi salah satu terapi di Indonesia, tetapi masih memerlukan uji efektifitas lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas dekstrosa sebagai proloterapi pada pasien nyeri bahu kronik. Jenis penelitian adalah eksperimental dengan desain one-group pretest and postest. Penelitian dilakukan selama 1 bulan dengan metode sampling non randomized, interventional clinical study. Penelitian ini  melibatkan 18 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Dari 18 pasien dengan usia berkisar 45 – 75 tahun yang terdiri dari 11 laki – laki dan 7 perempuan didapatkan adanya penurunan rata – rata pada NRS dari 7,39 ± 1,53 sebelum tindakan menjadi 7,39 ± 1,53 setelah dilakukan tindakan, dan pada skor SPADI dari 52,06 ¬± 22,30 sebelum tindakan menadi 26,80 ± 17,92 setelah dilakukan tindakan. Hasil analisis data dengan uji T didapatkan adanya perubahan yang signifikan pada NRS (p=0,000) dan skor SPADI (p=0,001). Kesimpulan penelitian ini proloterapi dengan dekstrosa efektif dalam mengurangi nyeri dan memperbaiki kemampuan pasien nyeri bahu kronik.</note>
 <subject authority="">
  <topic>PAIN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FRACTURES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>53323</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-09 14:52:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-22 10:16:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>