PENGARUH PERENDAMAN RESIN KOMPOSIT NANOFILLER DALAM AIR PERASAN JERUK LEMON (CITRUS LIMON) TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PERENDAMAN RESIN KOMPOSIT NANOFILLER DALAM AIR PERASAN JERUK LEMON (CITRUS LIMON) TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN


Pengarang

Siti Arya Morisha - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1513101010008

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Nama : Siti Arya Morisha
Fakultas : Kedokteran Gigi
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Judul : Pengaruh Perendaman Resin Komposit Nanofiller dalam Air Perasan Jeruk Lemon (Citrus limon) terhadap Kekasaran Permukaan

Resin komposit nanofiller merupakan bahan restorasi yang mengandung partikel filler berukuran nanometer, yang memiliki sifat estetik sewarna dengan gigi. Kekasaran permukaan resin komposit nanofiller diukur dari permukaan material yang dapat menyerap cairan. Air perasan jeruk lemon (Citrus limon) merupakan media perendaman yang dapat diserap oleh resin komposit nanofiller yang memiliki kandungan asam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman resin komposit nanofiller dalam air perasan jeruk lemon (Citrus limon) terhadap kekasaran permukaan. Jenis penelitian yang dilakukan eksperimental laboratoris. Penelitian ini menggunakan 6 spesimen resin komposit nanofiller (merek Filtek Z350 XT, 3M ESPE) berbentuk silindris dengan diameter 5 mm dan ketebalan 2 mm. Setiap spesimen awalnya direndam dalam akuades dengan suhu 37 oC selama 24 jam untuk mengasumsikan dengan kondisi tumpatan di dalam rongga mulut dan kemudian diukur kekasaran permukaan sebelum dilakukan perendaman dalam air perasan jeruk lemon (Citrus limon) dengan menggunakan Atomic Force Microscopy. Kemudian spesimen direndam dalam air perasan jeruk lemon (Citrus limon) dengan konsentrasi 50% dengan suhu 37 oC selama 4 hari. Setelah perendaman, masing-masing spesimen diukur kekasaran permukaannya. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji t berpasangan. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK