PENENTUAN KESESUAIAN LAHAN TAMBAK BUDIDAYA BERDASARKAN KAJIAN KUALITAS AIR DAN PRODUKTIVITAS SEKUNDER PADA KAWASAN MANGROVE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENENTUAN KESESUAIAN LAHAN TAMBAK BUDIDAYA BERDASARKAN KAJIAN KUALITAS AIR DAN PRODUKTIVITAS SEKUNDER PADA KAWASAN MANGROVE


Pengarang

Zainudin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1411102010001

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan tambak budidaya berdasarkan parameter kualitas air dan produktivitas sekunder pada kawasan mangrove. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling untuk pengambilan data parameter kualitas air (DO, pH, suhu, salinitas, kecerahan, nitrat, dan fosfat). Penentuan kesesuaian lahan tambak menggunakan metode skoring yaitu, parameter kualitas air masing-masing diberi bobot dan skor yang kemudian dibedakan menjadi 4 kelas kesesuaian lahan yaitu kelas S1 (Sangat Sesuai), S2 (Cukup Sesuai), S3 (Sesuai Bersyarat), dan TS (Tidak Sesuai). Pengambilan data dilakukan pada bulan Juli – Agustus 2018 dengan 6 stasiun pengamatan di daerah Kabupaten Aceh Besar. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 7 spesies ikan dengan kelimpahan ikan terbanyak berjumlah 104 individu berasal dari spesies Mugil cephalus. Indeks keanekaragaman ikan tertinggi terdapat pada stasiun Ahmad Rhang Manyang sebesar 2,05. Jenis zooplankton ditemukan dari spesies Cyclops sp dan Nauplius sp dengan kelimpahan terbanyak pada stasiun Tibang dengan nilai 295,7 ind/L. Indeks keanekaragaman zooplankton yang tertinggi terdapat pada stasiun Ahmad Rhang Manyang dan Tibang sebesar 0,65. Data hasil penelitan yang sudah dikategorikan berdasarkan kriteria kelas kesesuaian menunjukkan bahwa stasiun 4 (Tibang) merupakan kawasan yang sesuai sebagai lahan tambak budidaya.

Kata kunci : Kesesuaian lahan, budidaya tambak, kawasan mangrove.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK