<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="53281">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN GANGGUAN MENSTRUASI PADA WANITA USIA SUBUR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT ZAIRA ADILLA ALHUMAIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Menstruasi adalah proses keluarnya darah pervaginam secara siklik sebulan sekali pada seorang wanita. Secara klinis pengertian dari menstruasi dinilai berdasarkan tiga indikator. Pertama, siklus menstruasi, lama menstruasi, dan jumlah darah menstruasi yang keluar dalam suatu periode menstruasi. Kontrasepsi terdiri dari kontrasepsi hormonal yaitu pil dan suntikan, sedangkan kontrasepsi non-hormonal yaitu Intra Uterine Device (IUD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dan non-hormonal dengan gangguan  menstruasi pada wanita usia subur. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan rancangan cross-sectional. Data diperoleh melalui teknik wawancara dari 50 responden, yang terbagi menjadi 25 responden pengguna kontrasepsi hormonal dan 25 responden yang menggunakan kontrasepsi non-hormonal. Penelitian ini menggunakan metode accidental sampling. Hasil penelitian didapatkan data bahwa responden yang mengalami gangguan menstruasi sejumlah 30 orang (60%), sedangkan responden yang tidak mengalami gangguan menstruasi sejumlah 20 orang (40 %). Hasil analisis data dengan menggunakan uji Chi-Square, didapatkan p value sebesar 0.043 (p</note>
 <subject authority="">
  <topic>HORMONES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CONTRACEPTIVE DRUG IMPLANTS - HEALTH</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>53281</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-09 11:57:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-22 09:03:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>