<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5327">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN REMAH KEDELAIRN(GLYCINE MAX) TERHADAP PERTUMBUHANRNDAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIHRNIKAN NILA GIFT (OREOCHROMIS NILOTICUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mulyadi Muhammad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian remah kedelai (glycine&#13;
max) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila GIFT&#13;
(Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilakukan pada 1 Februari sampai dengan 13&#13;
Maret 2013. Dalam penelitian ini diuji beberapa tingkat proporsi pakan buatan yang&#13;
terbuat dari remah kedelai 5%, 8%, dan 10%. Pemberian pakan dilakukan tiga kali&#13;
sehari, yaitu pada pukul 08.00, 12.00 dan 17.00 WIB, disesuaikan dengan perpelakuan&#13;
dari berat bobot tubuh ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kontrol&#13;
(tanpa remah kedelai) memberikan hasil terbaik dari segi kelangsungan hidup,&#13;
pertumbuhan mutlak, pertumbuhan harian, efesiensi pakan dan konversi pakan. Namun&#13;
hasil ini tidak berbeda nyata dengan perlakuan 1 (5%) remah kedelai. Sedangkan pada&#13;
perlakuan 2 (8%) dan 3 (10%) memiliki hasil yang berbeda nyata dengan P1 dan P0 dari&#13;
semua hasil uji penelitian yang dilakukan. Oleh karena itu dapat disimpulkan remah&#13;
kedelai dengan perlakuan 5% dapat di gunakan sebagai pakan alternatif untuk benih ikan&#13;
nila GIFT selama 40 hari, disamping itu juga pakan remah kedelai memiliki harga yang&#13;
murah dibandingkan dengan pakan buatan.&#13;
Kata kunci: Protein, Karbohidrat dan Pakan alternatif</note>
 <subject authority="">
  <topic>FEEDS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PARROTFISHES</topic>
 </subject>
 <classification>597.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>5327</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-04-07 15:04:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-12 10:43:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>